Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Soroti Kebijakan Pemerintah dalam Penataan Dana Desa dan Efisiensi Belanja Negara
Dengan penataan yang lebih terarah, alokasi dana desa akan lebih mendukung sektor-sektor prioritas yang langsung berdampak pada peningkatan..
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) 2025 secara digital baru-baru ini menjadi momen penting dalam upaya pemerintah untuk memastikan alokasi anggaran yang tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, memberikan tanggapan tegas terkait kebijakan penataan dana desa dan efisiensi belanja negara yang baru saja diumumkan.
Agus Fatoni mengapresiasi langkah pemerintah yang semakin fokus pada penataan anggaran untuk dana desa, terutama dalam hal pengalokasian dana untuk desa berkembang, desa tertinggal, dan desa sangat tertinggal.
Menurutnya, kebijakan ini sangat penting untuk memastikan bahwa dana desa benar-benar dapat mendukung pembangunan di wilayah yang membutuhkan.
"Dengan penataan yang lebih terarah, alokasi dana desa akan lebih mendukung sektor-sektor prioritas yang langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa," ujarnya.
Fatoni juga menyoroti kebijakan efisiensi belanja negara yang dinilai dapat menjadi langkah krusial dalam meningkatkan efektivitas anggaran. Pemerintah telah menginstruksikan pemangkasan anggaran perjalanan dinas, baik di dalam negeri maupun luar negeri, hingga 50 persen.
"Langkah ini menunjukkan keseriusan dalam mengelola anggaran negara secara efisien. Penghematan seperti ini dapat digunakan untuk mendukung pembangunan yang lebih mendesak dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Agus Fatoni.
Selain itu, Fatoni mengingatkan bahwa kebijakan ini juga harus disertai dengan pengawasan yang ketat agar tidak ada ruang bagi penyimpangan, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan antar kementerian dalam memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik.
"Kami di Sumut siap mendukung penuh kebijakan ini, karena kami yakin dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mencapai pembangunan yang lebih merata dan menyeluruh," tambahnya.
Acara penyerahan DIPA dan TKD 2025 yang dilakukan secara digital menandakan langkah maju dalam pengelolaan anggaran negara yang lebih transparan dan efisien. Hal ini juga menjadi momentum penting bagi daerah-daerah, termasuk Sumut, untuk bergerak lebih cepat dalam merealisasikan pembangunan yang akan langsung dirasakan oleh masyarakat.
Dengan kebijakan yang semakin terarah dan efisien, Agus Fatoni optimis bahwa pembangunan di Sumatera Utara dan seluruh Indonesia akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat.
"Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan pembangunan yang ada berjalan sesuai dengan tujuan yang diinginkan," tutupnya.
(cw9/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan