Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

PGN Tekan Emisi Gas Rumah Kaca Lewat Inovasi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi. (Foto: dok PGN)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - PT PGN Tbk kembali menunjukkan kontribusi konkret dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan. Sepanjang 2024, PGN mampu menurunkan emisi GRK hingga 29.723 ton CO₂, jauh melampaui target 1.205 ton CO₂ yang ditetapkan.

"Ketika berbicara mengenai reduksi emisi dan transparansi, PGN memiliki komitmen yang tinggi terhadap keberlanjutan dan prinsip ESG," ujar Group Head Corporate Strategy and Sustainability PGN Siti Nurmaya Rahmayani, dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (7/5/2025).

Pemanfaatan gas bumi sebagai energi bersih menjadi tulang punggung strategi pengurangan emisi PGN secara nasional. Kontribusi kumulatif pemanfaatan energi ini tercatat mencapai 6,6 juta ton CO₂ yang berhasil ditekan.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari dukungan PGN terhadap target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang dicanangkan pemerintah. Konsistensi ini turut mengukuhkan peran PGN dalam ekosistem transisi energi nasional.

Baca Juga: MPR dan UNNES Jalin Kerja Sama, Dorong Inovasi AI di Dunia Perpustakaan

Sebagai pengakuan atas capaian tersebut, PGN pun diganjar penghargaan dalam ajang The Best Corporate Transparency & Emission Reduction Award 2025. Dua penghargaan berhasil diraih, yakni Best of The Best Company with Trusted Green Achievement in Emission Reduction dan Trusted Diamond Achievement in Emission Transparency.

Siti menyatakan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh elemen PGN dalam membangun sistem yang selaras dengan prinsip ESG. Ia menegaskan bahwa PGN akan terus mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh lini operasional.

Efisiensi energi juga menjadi pilar penting dalam strategi dekarbonisasi PGN. Perusahaan berhasil menurunkan intensitas energi sebesar 14% dibandingkan tahun 2023 menjadi 2,22 GJ/MMSCF pada 2024.

Penurunan ini dicapai melalui inisiatif dan inovasi berkelanjutan dalam proses distribusi dan transmisi gas bumi. Efisiensi ini memperkuat daya saing PGN di tengah tuntutan pasar energi yang semakin mengarah pada aspek hijau.

PGN juga mencatat perbaikan signifikan dalam penilaian ESG Risk Rating. Skor ESG Risk PGN menurun dari 24,7 menjadi 20,2, menunjukkan risiko ESG yang lebih rendah dan pengelolaan yang lebih baik.

Hasil ini mencerminkan peningkatan tata kelola dan transparansi perusahaan dalam mengelola isu lingkungan, sosial, dan tata kelola. Penurunan skor tersebut turut meningkatkan kredibilitas PGN di mata investor dan pemangku kepentingan.

Komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya difokuskan pada isu iklim, melainkan juga pada aspek sosial dan tata kelola yang inklusif. PGN secara aktif mengembangkan solusi energi bersih yang mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: OJK Infinity 2.0 Diluncurkan: Dorong Pengembangan Inovasi Keuangan Digital

Peningkatan peran sebagai penyedia solusi energi bersih menjadi agenda strategis PGN di tengah perubahan lanskap energi. Perusahaan mengintegrasikan prinsip hijau dalam rencana bisnis jangka panjangnya.

Dengan fondasi keberlanjutan yang semakin kokoh, Siti menegaskan PGN siap memerkuat posisinya sebagai pemain utama dalam transisi energi nasional. Kolaborasi dan inovasi terus didorong agar kinerja lingkungan dan sosial perusahaan semakin optimal

(yos/Nusantaraterkini.co)