Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kg Aman di Sumbagut, Pengecer Diimbau Hindari Panic Buying

Mengingat pasokan tetap tersedia dan tidak akan mengalami perubahan kuota. Kami juga mengingatkan kepada pangkalan agar tetap menjual sesuai Harga..

Area Manager Comrel dan CSR Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria, saat diwawancarai, pada Rabu (5/1/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
Area Manager Comrel dan CSR Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria, saat diwawancarai, pada Rabu (5/1/2025). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Area Manager Comrel dan CSR Patra Niaga Susanto August Satria, memastikan stok Elpiji 3 Kg di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), aman.

"Seperti yang kita ketahui bersama, di wilayah Sumbagut tidak terjadi kelangkaan. Bahkan, Menteri ESDM juga tengah meninjau langsung kondisi di lapangan. Stok dalam keadaan aman dan tidak ada pengurangan pasokan," ujar Satria kepada wartawan, Rabu (5/1/2025).

Baca Juga: Rapuhnya Struktur Distribusi LPG Subsidi 3 Kg

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying (perilaku pembelian mendadak untuk barang-barang konsumsi dalam kuantitas yang banyak sampai pada tahap penimbunan), terhadap Elpiji 3 kg.

"Mengingat pasokan tetap tersedia dan tidak akan mengalami perubahan kuota. Kami juga mengingatkan kepada pangkalan agar tetap menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)," jelasnya.

Lebih lanjut, terkait regulasi yang akan meningkatkan status pengecer menjadi subpangkalan, pihaknya masih menunggu peraturan teknis dari pemerintah. Sebelum mengejawantahkan kebijakan tersebut secara utuh.

"Sembari menunggu kebijakan teknis dari Kementerian ESDM selaku regulator, kami akan memastikan distribusi tetap berjalan lancar," pungkasnya.

Baca Juga: Stok LPG 3 Kg Kosong di Pengecer Medan meski Kini Dijual Bebas

Diketahui, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Presiden telah menginstruksikan jika pengecer telah diperbolehkan menjual LPG 3 kilogram seperti biasa. Sejalan dengan itu, pengecer juga akan diproses untuk menjadi subpangkalan.

"Ya, DPR RI sudah berkomunikasi dengan Presiden sejak semalam. Ada keinginan dari Kementerian ESDM untuk menertibkan harga di pengecer supaya tidak mahal di masyarakat," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2025).

(cw7/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru