Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemko Medan Paparkan Capaian Penanganan Bencana kepada Satgas PRR

Pemko Medan melaporkan capaian pemulihan pascabencana kepada Satgas PRR, termasuk layanan kependudukan dan rehabilitasi fasilitas dasar.

Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyampaikan laporan perkembangan penanganan pascabencana hidrometeorologi kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Wilayah Sumatera di Balai Kota Medan, Senin (28/9/2026).(foto: diskominfo medan)
Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyampaikan laporan perkembangan penanganan pascabencana hidrometeorologi kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Wilayah Sumatera di Balai Kota Medan, Senin (28/9/2026).(foto: diskominfo medan)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyampaikan laporan perkembangan penanganan pascabencana hidrometeorologi kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi () Pascabencana Alam Wilayah Sumatera di Balai Kota Medan, Senin (28/9/2026).

​Pj Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, mengungkapkan, sebanyak 19 dari 21 kecamatan di Kota Medan terdampak bencana yang terjadi pada akhir 2025 lalu. Guna mempercepat pemulihan, Pemko Medan telah mengalokasikan dana Transfer ke Daerah (TKD) ke dalam APBD 2026 untuk mendukung program pembangunan fisik serta pembenahan pelayanan dasar.

​Salah satu fokus pemulihan mencakup percepatan pengurusan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang akibat bencana melalui jemput bola hingga tingkat kecamatan.

​“Setelah pascabencana, kami melakukan pelayanan di 21 kecamatan. Ini supaya masyarakat lebih mudah dan cepat mendapatkan pelayanan yang berkaitan dengan kependudukan,” ujar Erfin.

​Selain pembenahan dokumen, Pemko Medan merehabilitasi fasilitas kesehatan dasar serta melengkapi sarana persampahan. Kendati demikian, Erfin mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis dan administrasi di lapangan, termasuk urusan penyaluran bantuan rumah rusak berat yang masih membutuhkan pendampingan kementerian terkait.

​“Kami berharap dengan kehadiran tim ini bisa memberikan dukungan bagi kami untuk melakukan percepatan-percepatan,” kata Erfin.

​Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas PRR Wilayah Sumatera, Marsda TNI Mohammad Nurdin, mengatakan, kehadiran timnya bertujuan untuk mengurai hambatan birokrasi agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat tanpa mengabaikan koridor hukum.

​“Satgas ini tidak mengambil alih tugas kementerian dan lembaga. Keberadaan kami lebih kepada fungsi koordinatif untuk mengurai simpul-simpul permasalahan di daerah yang ujungnya berdampak kepada masyarakat,” tegas Nurdin.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru