Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Perputaran uang selama empat hari penyelenggaraan HUT ke-52 Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp 100 miliar.
Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyampaikan hal itu kepada para awak media, usai perayaan HUT ke-52, Minggu (28/4/2024).
"Perhelatan ini diadakan sejak 25 April hingga 27 April 2024 yang diikuti hampir 1.000 orang anggota dan keluarga besar REI dari seluruh Indonesia. Nilai perputaran uang sekitar Rp 100 miliar," tutur Joko, dikutip dari Kompas.com.
Baca Juga : MK Terima Gugatan Uang Pensiun Dihapus, Pengamat: Jangan Hanya DPR Tapi Pejabat Negara Juga
Joko mengeklaim, REI-lah satu-satunya organisasi swasta pertama yang mampu membawa pengaruh besar terhadap industri pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, selain tentu saja event-event skala nasional dan internasional yang dihelat Pemerintah.
Betapa tidak, dari perayaan hari jadi tersebut, ada banyak sektor ikutan yang mendapat keuntungan.
Sebut saja sektor perhotelan, kuliner, kerajinan tangan (craft), transportasi, jasa hiburan, event organizer, penampil hiburan, tour and travel services, MICE, dan lain-lain.
Baca Juga : Heboh Pocong Jadi-jadian Nyolong Uang, Warga Bekasi Gelar Ronda Malam
Hal senada disampaikan Ketua DPD REI Nusa Tenggara Timur Bobby Pitoby. Menurutnya, secara individual, komponen terbesar adalah acara gala dinner yang berlangsung di Marina Waterfront.
Diikuti oleh biaya akomodasi (perhotelan), biaya konsumsi dan oleh-oleh. Kemudian biaya tour ke Taman Nasional Komodo, dan lain sebagainya.
"Ini sangat membantu perekonomian sekaligus berkontribusi terhadap penerimaan asli daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat," imbuh Bobby.
Baca Juga : Kapal Phinisi Tenggelam di Labuan Bajo, Kemenpar Kawal Pencarian 4 Warga Spanyol
Dia berharap pergelaran yang melibatkan banyak sumber daya ini bisa mengungkit gairah sektor pariwisata, dan properti secara umum. (rsy/nusantaraterkini.co)
