Heboh Pocong Jadi-jadian Nyolong Uang, Warga Bekasi Gelar Ronda Malam
Suasana Kampung Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/9/2025) dini hari, mendadak tak seperti biasanya. Warga berbondong-bondong
nusantaraterkini.co, BEKASI – Suasana Kampung Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/9/2025) dini hari, mendadak tak seperti biasanya. Warga berbondong-bondong keluar rumah, bukan untuk hajatan, melainkan berjaga di sekitar jalanan gelap dan halaman SDN 05 Sukamulya.
Bukan maling biasa yang mereka tunggu, melainkan sosok aneh yang disebut-sebut sebagai pocong jadi-jadian, makhluk misterius yang kabarnya gemar mencuri uang warga.
Fenomena ini bermula dari beredarnya sebuah video di media sosial. Dalam potongan rekaman itu, disebutkan bahwa sudah beberapa kali terlihat sosok menyerupai pocong berkeliaran di kampung. Aneh bin nyata, setiap kali “pocong” muncul, selalu saja ada warga yang kehilangan uang, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp600 ribu.
“Udah lima kali nongol, tapi nggak pernah ketangkep,” ujar seorang warga dalam rekaman video yang viral itu. Menurut mereka, pocong ini bukan hantu sungguhan, melainkan manusia yang menyamar dengan trik mistis atau sekadar akal-akalan untuk menakut-nakuti warga sekaligus melancarkan aksi pencurian.
Unggahan tersebut langsung memantik heboh. Ribuan warganet menanggapi, sebagian percaya, sebagian lainnya menertawakan. Ada yang berkomentar, “Itu mah maling dibungkus sarung putih,” ada pula yang menyebut hanya hoaks untuk mencari sensasi.
Namun bagi warga Sukamulya, kabar ini tidak dianggap main-main. “Tidur jadi nggak nyenyak. Soalnya tiap kali ada kabar pocong nongol, besoknya ada aja yang duitnya hilang,” tutur seorang warga yang ikut berjaga di belakang sekolah.
Kini suasana kampung berubah. Malam hari, pemuda-pemuda ronda keliling dengan senter dan pentungan kayu. Ibu-ibu nimbrung di pos ronda, membicarakan apakah benar ada pocong pencuri, atau hanya maling cerdik yang menggunakan kedok mistis agar warga takut melawan.
Kisah ini seolah menghidupkan kembali cerita lama tentang maling yang memakai mitos “pocong jadi-jadian” untuk mengelabui korban. “Biasanya maling pakai trik begitu biar orang takut keluar rumah. Jadi gampang ambil barang,” kata seorang tokoh kampung.
Meski ramai dibicarakan, hingga kini belum ada bukti nyata keberadaan si pocong pencuri. Aparat desa maupun pihak kepolisian pun belum memberi keterangan resmi. Warga hanya berharap kepastian, agar keresahan tak semakin menjadi-jadi.
“Kalau memang ada maling, tolong ditangkap. Kalau cuma isu, ya sebaiknya diluruskan. Biar warga nggak was-was tiap malam,” ucap seorang warga lainnya.
Untuk sementara, pilihan warga hanya satu: tetap berjaga malam, menanti misteri ini terbongkar. Apakah benar pocong jadi-jadian itu ada, atau hanya trik licik maling dengan balutan kain kafan?
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·8 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·8 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·9 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan