Nusantaraterkini.co, MALUKU UTARA-Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan langkah strategis dengan memperluas jaringan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan ekonomi di wilayahnya. Dalam kunjungan kerja ke Menara PNM Jakarta, Rabu (28/1/2026), Gubernur Sherly secara khusus membahas penguatan program pemberdayaan perempuan melalui skema PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).
Program ini difokuskan untuk menyasar ibu-ibu prasejahtera pelaku usaha ultra mikro agar mampu mandiri secara finansial.
Baca Juga : Misteri Board of Peace Dibongkar, GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar
Dalam kunjungannya, Gubernur Sherly tidak hanya melakukan diskusi formal dengan jajaran manajemen, tetapi juga berdialog langsung dengan para nasabah inspiratif untuk memetakan keberhasilan program tersebut.
Baca Juga : Polri: Jateng dan Jatim Perlu Perhatian Khusus Sebagai Tujuan Pemudik
Salah satu nasabah, Dewi Susanti, berbagi pengalaman tentang bagaimana kedisiplinan dalam program Mekaar selama enam tahun telah membantu stabilitas ekonomi keluarganya.
"Kuncinya disiplin. Kami sangat terbantu karena bisa membuka usaha membantu ekonomi keluarga," ujar Dewi saat berbincang dengan sang Gubernur.
Baca Juga : Pidato Prabowo Dinilai sebagai Pengingat Pemimpin Harus Jadi Contoh Masyarakat
Gubernur Sherly melihat potensi besar dalam penerapan model pemberdayaan ini di desa-desa Maluku Utara, terutama dalam mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan nilai ekonomi.
Baca Juga : Ali Fikri Ungkap KPK Tetap Usut Dugaan Korupsi Kemenkumham, Lanjutan Proses Dilakukan Transparan
Sejalan dengan pengalaman Wiwin Winarti, nasabah lainnya, pendampingan PNM terbukti mampu mengubah kebiasaan rumah tangga, seperti pemilahan sampah menjadi sumber penghasilan tambahan. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan dari level akar rumput.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyambut baik visi Gubernur Maluku Utara dan berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke pelosok wilayah kepulauan tersebut.
Baca Juga : Muzani Beri Bocoran Menteri Prabowo, Ini Kandidatnya
“Di Maluku Utara, kami tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ungkap Dodot, seperti dilansir RMOL.
Baca Juga : Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan Tarif Listrik Terbaru Juli 2024
Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan ribuan wirausaha perempuan baru di Maluku Utara yang mampu menopang ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan daerah.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
