Nusantaraterkini.co, BOGOR - Direktur Utama PT Central Finansial X (CFX), Subani, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan industri kripto harus diiringi dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar dapat berinvestasi secara bijak dan bertanggung jawab.
Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aset kripto menjadi salah satu tantangan utama dalam pertumbuhan industri ini di Indonesia.
Melansir RMOL, Minggu (23/2/2025), berdasarkan laporan cryptoliteracy pada 2024, baru 31,8 persen masyarakat yang memahami prinsip dasar investasi aset kripto.
Baca Juga: Pasar Kripto Terguncang, ETH Senilai Rp24,4 Triliun Raib Usai Bybit Diretas
“Pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia sudah berada di jalan yang tepat dan CFX tidak berhenti untuk menggenjot program-program edukasi dan literasi seperti halnya yang sudah berlangsung pada Februari ini melalui Bulan Literasi Kripto,” ujarnya, di Bogor, Sabtu (22/2/2025).
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, terbaru, CFX telah mendukung dan berpartisipasi dalam Bulan Literasi Kripto pada Februari 2025.
Baca Juga: Lindungi Investor Muda, Pemerintah Didesak Bikin Regulasi Kripto
Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi seputar aset digital kepada investor pemula maupun masyarakat luas, sehingga mereka dapat memahami potensi dan risiko dalam berinvestasi di kripto.
“Untuk 2025, CFX berharap masyarakat Indonesia semakin melek terhadap investasi aset kripto mengingat tren positif yang sudah berlangsung di sepanjang tahun 2024,” kata Subani
(*/Nusantaraterkini.co)
