Pengamat Militer: Calon KSAU Harus Prioritaskan Kedaulatan di Wilayah Udara
KSAU baru harus memprioritaskan beberapa kali pelanggaran udara dilakukan oleh pesawat jet tak dikenal atau dikenal juga dengan Black Flight
Pengamat Militer: Calon KSAU Harus Prioritaskan Kedaulatan di Wilayah Udara
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo akan memasuki masa purnabakti pada April 2024.
Sesuai aturan, dia akan digantikan oleh perwira tinggi aktif dari angkatannya, dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karier.
Pengamat Militer dan Intelejen, Susaningtyas Nefo Kertopati mengharapkan KSAU yang akan dipilih nanti harus bisa memprioritaskan kinerja yang piawai menghadapi pelanggaran udara kerap kali terjadi di wilayah udara NKRI.
"KSAU baru harus memprioritaskan beberapa kali pelanggaran udara dilakukan oleh pesawat jet tak dikenal atau dikenal juga dengan Black Flight," kata wanita akrab disapa Nuning kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (29/3/2024).
Nuning yang juga Dosen Unhan ini menjelaskan, sesuai hukum udara internasional, pemerintah Indonesia dan TNI AU wajib menyelenggarakan penegakan kedaulatan di wilayah udara, dan bahkan di wilayah ruang angkasa.
Selain itu, lanjutnya, KSAU yang baru juga harus memperhatikan jumlah pesawat jet tempur yang akan dibeli juga masih dalam kategori minimal karena kalkulasinya hanya untuk beroperasi pada ruang udara di atas wilayah daratan dan lautan Indonesia.
Terkait dengan nama-nama sudah beredar untuk menggantikan Fadjar Prasetyo di pos KSAU, Nuning menegaskan siapapun punya peluang besar menjadi pimpinan angkatan udara sekalipun calon tersebut adalah orang dekat istana.
"Sesungguhnya semua Bintang 3 TNI AU berpeluang jadi KSAU, tapi tentu ada perhitungan Matra sampai bersifat politis menjadikan calon yang pernah dekat dengan Presiden berpeluang lebih besar dari yang lain," tegas Nuning yang pernah menjadi Anggota DPR RI ini.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKNusron Wahid Akui Mundur dari Kepengurusan Golkar, Alasan Diserahkan ke Bahlil
Rozie Winata·4 menit yang lalu -
KRIMINALKurir 100 Pod Getar di Medan Ditangkap, Polisi Buru Pemasok
Rozie Winata·12 menit yang lalu -
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan