Nusantaraterkini.co, TAPTENG - TNI dari satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 901/Suhul Gading kembali membersihkan lumpur yang menyapu SD Lopian 2, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Sebelumnya, SDN ini sempat sempat bersih dari lumpur usai banjir bandang pada 25 November 2025 lalu. Namun pada 16 Februari 2026 wilayah tersebut kembali terdampak banjir disertai lumpur dan SDN Lopian 2 kembali terendam.
Baca Juga : TNI Temukan dan Evakuasi Kecelakaan Pesawat Pelita Air di Pegunungan Krayan Timur
"Kita dari TNI membantu membersihkan lumpur yang kembali masuk ke sekolah. Kami kerjakan untuk persiapan sekolah hari Senin mendatang," kata anggota Koramil 04/Pinangsori, Kodim 0211/TT, Sertu Sihotang, Minggu (22/2/2026).
Baca Juga : Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 888, Perkuat Pertahanan Negara
Lebih lanjut dia mengatakan, pembersihan lumpur sudah hampir seminggu dilakukan.
"Kami terus bekerja untuk memastikan sekolah dapat digunakan kembali," ujarnya.
Baca Juga : Terisolir Pascabencana, Warga Sibio-bio Tetap Panggul Hasil Bumi Demi Bertahan Hidup
Pantauan Nusantaraterkini.co, sebanyak 30 personel anggota TNI turut membersihkan lumpur yang masih mengendap, terutama di dalam kelas dan teras.
Baca Juga : Terisolir Pascabencana, Warga Desa Sibio Bio Tapteng Bertaruh Nyawa untuk Seberangi Sungai
Mereka hanya menggunakan alat seadanya seperti cangkul, skop dan lainnya untuk membersihkan lumpur, serta mengangkut ke lahan yang terbuka.
(Tim/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Usai Bencana Susulan, Menteri PU Dorong Percepatan Pembangunan Sabo Dam untuk Atasi Banjir Tapteng
