Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pemprov Sumut Klaim Intervensi Pasar Sukses "Jinakkan" Harga Cabai dan Ayam

Pemprov Sumut mengklaim intervensi pasar menurunkan harga cabai merah menjadi Rp55.000/kg dan daging ayam potong Rp35.000/kg.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim strategi intervensi pasar yang diinstruksikan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, sukses besar dalam menekan lonjakan harga pangan di wilayahnya, Senin (12/10/2026).(foto: diskominfo sumut)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim strategi intervensi pasar yang diinstruksikan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, sukses besar dalam menekan lonjakan harga pangan di wilayahnya, Senin (12/10/2026).(foto: diskominfo sumut)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengklaim strategi intervensi pasar yang diinstruksikan Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, sukses besar dalam menekan lonjakan harga pangan di wilayahnya. Penetrasi pasar serentak di tujuh pasar utama Kota Medan dan sekitarnya diklaim ampuh "menjinakkan" serta daging ayam potong yang sempat melambung tinggi.

​Pemprov Sumut mencatat klaim keberhasilan ini ditunjukkan melalui penurunan harga cabai merah dari kisaran Rp70.000–Rp80.000/kg menjadi Rp55.000/kg. Pada saat bersamaan, yang sebelumnya berada di angka Rp40.000–Rp50.000/kg berhasil dipangkas turun ke kisaran Rp35.000/kg.

​Kepala Disperindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengklaim, kolaborasi TPID Sumut bersama instansi terkait berhasil merespons gejolak harga secara cepat dan tepat sasaran demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

​"Hari ini, TPID Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan intervensi dan daging ayam sekaligus memantau perkembangan harga bahan pokok penting lainnya. Pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan agar intervensi ini tepat sasaran serta memberikan dampak nyata terhadap pengendalian inflasi," tegas Dedi di Pasar Sukaramai, Medan, Senin (12/10/2026).

​Klaim efektivitas intervensi ini didukung oleh skema pasokan langsung dari produsen utama. Direktur Utama PD AIJ Sumut, Swangro Lumbanbatu, mengklaim, penyaluran hampir satu ton cabai merah yang dipasok langsung dari kelompok petani efektif memotong mata rantai distribusi yang memicu peningkatkan harga.

​"Pemprov Sumut memastikan pemantauan harga dan intervensi serupa akan terus digulirkan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru