Nusantaraterkini.co, MEDAN-Dewan Pembina BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo, menegaskan pentingnya sikap rendah hati, soliditas, dan komitmen nyata dalam membangun perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sumut periode 2026–2029 yang digelar di Tiara Convention Center, Rabu (11/2/2026).
Ade Jona yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu mengingatkan para pengusaha muda agar tidak terlena dengan jabatan dan posisi yang diemban. Pada kesempatan ini turut hadir Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Kiki Handoko anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Gerindra Ronggur Raja Doli Simorangkir
Baca Juga : Mengharukan Ade Jona Prasetyo 'Lulus Ujian' DPP Partai Gerindra, Resmi Terima SK
“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan. Hari ini kita bisa berkuasa, besok belum tentu. Karena itu, tetaplah rendah hati, jaga integritas, dan terus berbuat untuk masyarakat,” tegas Ade Jona dalam sambutannya.
Menurutnya, HIPMI Sumut memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pengurus untuk fokus pada kerja nyata, bukan sekadar seremoni.
“HIPMI harus hadir sebagai solusi. Bukan hanya membesarkan usaha pribadi, tetapi juga ikut membangun ekonomi daerah dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Konektivitas Nias Pulih: Gubernur Bobby Nasution Resmikan Jembatan Idano Noyo Senilai Rp46,7 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution melalui Staf Ahli Rakhmat Adi Syahputra menyampaikan bahwa capaian investasi di Sumut terus menunjukkan tren positif. Hal itu menjadi bukti meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah ini.
Baca Juga : Dua Kadis di Pemprov Sumut Kompak Mundur, Ada Apa?
Ia menegaskan, kontribusi pengusaha muda, khususnya yang tergabung dalam HIPMI, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi.
“Ini bukan sekadar angka statistik. Ini bukti bahwa Sumatera Utara semakin dipercaya, dan kepercayaan itu dibangun bersama dunia usaha, termasuk para pengusaha muda,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Pusat, Akbar Himawan Buchari, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha. Ia mendorong HIPMI untuk terlibat aktif dalam sektor strategis seperti ketahanan pangan, energi, pertanian, kelautan, hingga koperasi desa.
“HIPMI harus menjadi mitra strategis pemerintah, tidak hanya mengejar pertumbuhan usaha, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Ketua BPD HIPMI Sumut periode 2026–2029, Dian Iskandar Nasution (CLIFFRS), menyatakan komitmennya untuk membawa HIPMI Sumut berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat dunia usaha.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan fokus pada penguatan UMKM, perluasan akses pasar, peningkatan manajemen usaha, serta pemanfaatan teknologi digital.
Dengan dukungan penuh dari Dewan Pembina yang dipimpin Ade Jona Prasetyo, sinergi pemerintah, dan semangat pengusaha muda, HIPMI Sumut diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama pembangunan ekonomi daerah.
“Dengan kekompakan, kerja nyata, dan semangat kolaborasi, Sumatera Utara bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” pungkas Ade Jona.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
