Pelaku Keempat Kasus Penembakan Warga di Musi Rawas Menyerahkan Diri, Satu Lagi Masih Buron
Pelaku keempat kasus penembakan warga di Desa Semeteh, Musi Rawas, menyerahkan diri ke polisi usai pendekatan persuasif.
Nusantaraterkini.co, MUSI RAWAS—Pelaku keempat kasus pengeroyokan dan penembakan dua warga di Desa Semeteh, Reza, menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Tersangka menyerahkan diri atas kesadarannya sendiri dengan diantar pihak keluarga, setelah aparat kepolisian melakukan pendekatan persuasif.
"Satu pelaku bernama Reza sudah menyerahkan diri. Ia diserahkan oleh pihak keluarganya bernama Reno dan dia minta untuk dilakukan penjemputan dari Polsek Muara Lakitan. Pelaku menyerahkan diri atas kesadarannya sendiri," ujar Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan di Musi Rawas dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (21/5/2026).
Hendrawan mengatakan pelaku menyerahkan diri setelah pihak Polsek Muara Lakitan melakukan pendekatan terhadap keluarganya. Polisi melakukan langkah tersebut agar tersangka bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
"Intinya dia (Reza) siap untuk bertanggungjawab atas apa yang telah dilakukannya," katanya.
Saat ini pihak kepolisian masih memburu satu pelaku terakhir berinisial SI yang masih buron. Polisi telah mengamankan total empat pelaku, dari keseluruhan lima pelaku yang terlibat dalam kasus kekerasan bersenjata tersebut.
"Sudah ada empat pelaku yang sudah kita amankan, saat ini kami masih memburu pelaku kelima atau yang terakhir dalam kasus penembakan ini," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, dua warga di Musi Rawas bernama Edo (45) dan Sansai (30) menjadi korban pengeroyokan dan penembakan oleh lima orang usai cekcok mulut akibat perebutan pengawalan mobil tangki CPO milik pabrik PT SPA di Desa Semeteh. Kejadian tersebut terjadi di Dusun VI, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas pada, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Akibat kejadian itu, Sansai mengalami luka tembak di lengan kanan, sementara Edo mengalami luka tembak di bagian leher sebelah kanan. Keduanya kemudian dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Setelah dilakukan penyelidikan, tiga orang pelaku yakni Jhon Anthoni, Lagenda, dan Alfa Rizal berhasil diamankan oleh pihak kepolisian kurang dari 24 jam setelah kejadian. Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan senjata api rakitan (senpira) yang digunakan pelaku Lagenda untuk menembak kedua korban di lokasi kejadian.
Sementara itu, pihak keluarga pelaku berharap agar penanganan kasus pengeroyokan hingga penembakan ini, dapat diselesaikan dengan cara yang paling baik oleh kepolisian.
"Saya minta izin untuk menyerahkan saudara saya bernama reza, supaya pihak kepolisian bisa mengurusnya. Saya minta yang terbaik," ucap Reno, salah seorang anggota keluarga pelaku.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Gratis Saldo Rp50 Ribu, Ini Syarat dan Jadwalnya
hendra·16 menit yang lalu -
-
-
HUKUM DAN KRIMINALKencan Pertama Berujung Apes, Mahasiswa di Tangerang Kehilangan Motor Usai Kenalan Wanita di Instagram
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSPPMSU Siapkan Aksi ke Kafe Satuan.co Binjai, Oza Hasibuan Sebut Acara Halloween Tak Miliki Izin
hendra·1 jam yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALKejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Nikel Sultra, Sita Uang Rp11,8 Miliar
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKetua DPD Terima Delegasi Tatarstan, Jajaki Peluang Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia
Fadli Tara·3 jam yang lalu -
SUMSELDPR RI Soroti Rendahnya Penyerapan KUR di Sumsel dan Dorong Percepatan Kawasan Industri
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSBobby Nasution Diminta Hentikan Sementara Proyek Turap Sungai di Tapteng, Besi Berkarat Jadi Sorotan
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan