Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Hotspot Sumsel Tembus 9.596 Titik, Kabut Asap Selimuti 8 Kabupaten dan Kota ​

Hotspot Sumsel mencapai 9.596 titik pada Agustus 2026, memicu kabut asap di delapan daerah. Pemadaman karhutla terus diperkuat.

Tim satgas karhutla sedang bersiap untuk melakukan pemadaman titik api kawasan Pulokerto, Gandus, Palembang, Selasa (25/8/2026). (foto: manggala agni)
Tim satgas karhutla sedang bersiap untuk melakukan pemadaman titik api kawasan Pulokerto, Gandus, Palembang, Selasa (25/8/2026). (foto: manggala agni)
A A

Nusantaraterkini.co-Lonjakan titik panas (hotspot) di mencapai rekor tertinggi sepanjang Agustus 2026 dengan akumulasi 9.596 titik. Lonjakan ini memicu paparan yang meluas hingga ke delapan kabupaten dan kota di wilayah Sumsel.

​Data Sistem Informasi Pemantauan Kebakaran Hutan () Kementerian Kehutanan per Selasa (25/8/2026) mencatat 1.434 titik api terdeteksi hanya dalam kurun satu hari. Berdasarkan analisis , delapan daerah yang terdampak sebaran kabut asap meliputi Kota Palembang, (Muba), , , Ogan Komering Ilir (), , , serta Musi Rawas Utara ().

merinci sebaran hotspot terbanyak berada di Kabupaten OKI dengan 654 titik, Muba (219), Muara Enim (152), Banyuasin (87), OKU Timur (83), Muratara (53), PALI (43), OKU (37), Musi Rawas (33), Ogan Ilir (32), Lahat (17), OKU Selatan (14), Empat Lawang (8), serta Lubuk Linggau dan Prabumulih masing-masing 1 titik.

Pemerintah daerah menggarisbawahi perbedaan teknis antara indikasi suhu panas dan titik api kebakaran di lapangan.

“Hotspot tidak otomatis berarti titik kebakaran. Hotspot merupakan indikasi panas yang terdeteksi melalui sistem pemantauan. Kondisi tersebut berbeda dengan fire spot yang menunjukkan lokasi kebakaran,” ujar Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, .

Hingga Selasa (25/8/2026), total kejadian karhutla di Sumsel mencapai 1.781 peristiwa dengan indikasi area terbakar seluas 1.926,2 hektare.

Tim Satgas Karhutla memfokuskan pemadaman darat di sejumlah lokasi krisis:

* Kabupaten : Kecamatan Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, Pampangan, Tanjung Lubuk, dan Cengal

* : Kecamatan Gelumbang dan Sungai Rotan

* " class="article-tag-link" rel="tag">Musi Banyuasin: Bayung Lencir (Desa Muara Medak) dan Kecamatan Lalan

* : Kecamatan Rambutan, Betung, dan Rantau Bayur

* Ogan Ilir: Kecamatan Indralaya Utara

* PALI: Kecamatan Penukal dan Penukal Utara

Petugas pemadam darat di lapangan juga menghadapi tantangan makin sulitnya mencari pasokan air.

“Hotspot ini terus kita pantau dan menjadi perhatian. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di daerah yang terpantau memiliki hotspot cukup tinggi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden mendesak agar seluruh lahan terbakar seluas 1.926,2 hektare tersebut segera dipadamkan secara total dengan tambahan bantuan udara maupun armada .

Pemerintah pusat siap menerjunkan dukungan ekstra guna mengatasi kelangkaan air di lokasi pemadaman gambut.

“Saya tekankan untuk kebakaran lahan 1.926,2 hektare ini segera dipadamkan. Kalau perlu tambahan (bantuan) dari atas kita usahakan sesegera mungkin,” tegas Prabowo saat kunjungan kerja di , Senin (24/8/2026).

Selain upaya pemadaman teknis, Presiden memerintahkan aparat kepolisian menindak tegas pihak yang sengaja membakar lahan.

“Sumsel saya rasa dalam keadaan terkendali. Yang sulit, air akan dibor, yang akan dikirim dalam waktu dekat. Saya sudah meminta Kapolda Sumsel untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan dengan sengaja,” ujarnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru