nusantaraterkini.co, ACEH TIMUR – Suasana duka menyelimuti Desa Meunasah Tunong, Kecamatan Pantee Bidari, Aceh Timur. Seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) berusia 10 tahun berinisial MA meninggal dunia usai tersengat listrik dari kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 KV, Minggu (17/8/2025).
Peristiwa tragis itu terjadi tak lama setelah MA mengikuti upacara HUT ke-80 RI di desanya. Bocah tersebut kemudian pergi ke toko milik pamannya untuk beristirahat. Namun, tanpa diketahui keluarga, ia naik ke lantai dua bangunan toko yang masih dalam tahap pembangunan.
Di lokasi itulah, tangan kecil MA menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Tubuhnya seketika kejang, menggantung kaku di sisi bangunan, masih dengan seragam sekolah yang ia kenakan sejak pagi.
Baca Juga : Banyak Truk Tronton Makan Korban di Jalur Pantura Pekalongan, Warga Minta Tindakan
Detik-detik itu terekam dalam sebuah video dan sempat beredar di media sosial, memperlihatkan korban memegang kabel dengan satu tangan sementara tubuhnya sudah tak berdaya.
“Korban merupakan siswa MIN 7 Aceh Timur. Saat bermain di lantai dua bangunan toko, ia tidak sengaja menyentuh kabel SUTM sehingga tersengat listrik hampir satu menit,” jelas Kapolsek Pantee Bidari, Ipda Saiful Bahri, kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga berusaha menurunkan korban yang sudah tak bernyawa, lalu membawanya ke UPTD Puskesmas Pantee Bidari. Dari hasil pemeriksaan medis, MA mengalami luka bakar di bagian tangan, perut, dan paha akibat sengatan listrik bertegangan tinggi itu.
Baca Juga : MBG Disambut Meriah Ratusan Siswa SMPN 6 Pemalang
Jenazah bocah malang tersebut kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Meunasah Tunong, diiringi tangis keluarga dan teman-temannya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
