nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang driver ojek online (ojol) di Kota Medan bernama Darwin Mangudut Simanjuntak (49) meninggal dunia saat mengantri makanan untuk pelanggannya.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (11/8/2024). Diduga korban belum makan, namun memaksakan untuk bekerja.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Budiman Simanjuntak mengatakan, sebelum meninggal dunia, Darwin sempat curhat belum makan. Hal ini berdasarkan penuturan seorang saksi bernama Merpida Sibarani.
Baca Juga : Unjuk Rasa Driver Ojol di Medan Bawa 4 Tuntutan
“Sehari sebelum kejadian, korban sempat mengatakan kepada salah satu saksi ‘Aku tidak makan lagi’,” kata Budiman dalam keterangannya, Selasa (13/8/2024).
Keesokan harinya, Darwin memutuskan untuk bekerja. Ia pun diingatkan oleh Merpida untuk berhati-hati, apalagi karena Darwin mengidap asam urat.
“Sekitar jam 07.30 WIB, saksi bilang, kalau kerja ya sudah, hati-hati. Kalau capek berhenti istirahat,” kata dia.
Baca Juga : Protes Kebijakan Aplikator, Ribuan Ojol di Medan Geruduk Kantor Gubernur Sumut
Lalu, sekitar pukul 08.30 WIB, Darwin pun menerima orderan Mi Keriting Siantar Ahok, di Jalan Sutomo Medan.
Namun, saat antri, Darwin tiba-tiba jatuh dan tersungkur. Sejumlah saksi di lokasi langsung mengecek kondisinya. Darwin pun sudah tak bernyawa.
Pihak kepolisian yang mendapati laporan tersebut langsung turun ke lokasi dan membawa jasad Darwin ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Kematian dan Beasiswa kepada Ahli Waris Driver Maxride
“Tidak ada tanda kekerasan, diduga meninggal karena sakit,” sebutnya dikutip kumparan.
Jasad Darwin kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Jadi Korban Hipnotis Penumpang, Driver Ojol Kehilangan Sepeda Motor
