Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Nilai Tukar Rupiah Tampil Perkasa Ditutup di Level Rp16.293 Per Dolar AS

Editor:  Team
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp 16.293 per dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,04% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.287 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah menguat 1,35%.

Nusantaraterkini.com, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (8/8/2025) nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp 16.293 per dolar Amerika Serikat (AS) melemah 0,04% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.287 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah menguat 1,35%.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,21% Bertengger di Level Rp16.321 Per Dolar AS Pagi Ini

Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS sore ini. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam takni 0,26%, disusul won Korea yang melemah 0,24%, yen Jepang melemah 0,11%, pesso Filipina melemah 0,10%, ringgit Malayssia melemah 0,09%, rupiah melemah 0,04%, dolar Singapura melemah 0,02% dan yuan China yang melemah 0,01%.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Ditutup Menguat 0,46% Bertengger di Level Rp16.287 Per Dolar AS

Dolar Hong Kong flat, sedangkan rupee India dan baht Thailand menguat terhadap dolar AS dengan kenaikan masing-masing 0,02% dan 0,01%.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,13, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 98,40.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Bergerak Tipis Dibuka di Level Rp16.391 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepekan terakhir cenderung berada dalam tren penguatan. Meski pada akhir perdagangan Jumat (8/8) rupiah di pasar spot masih menunjukkan pelemahan, data ekonomi domestik masih memberi dukungan terhadap mata uang Garuda.

Melansir Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 16.293 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (8/8), melemah tipis 0,04% dari perdagangan sebelumnya. Adapun dalam sepekan, rupiah telah menguat sebesar 1,35%.

Sedangkan mengacau Jisdor BI, rupiah ditutup menguat 0,08% ke posisi Rp 16.299 per dolar AS, dari perdagangan sebelumnya di level Rp 16.312 per dolar AS. Selama sepekan, rupiah menguat 1,18%.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mencermati, rupiah ditutup sedikit melemah seiring dolar AS rebound oleh ekspektasi terhadap Federal Reserve atau The Fed yang akan tetap hawkish.

Namun, ia melihat data ekonomi yang menunjukkan kenaikan pada indeks konsumen Indonesia, memberi sedikit dukungan terhadap nilai mata uang Garuda.

Pekan depan, Lukman memperkirakan dolar AS masih bisa melemah seiring pemberlakuan tarif. 

“Rupiah berpotensi menguat walau investor akan terus memantau data-data ekonomi pekan depan,” katanya kepada Kontan, Jumat (8/8/2025).

Di antara data ekonomi yang dirilis pekan depan, diantaranya penjualan ritel Indonesia dan inflasi AS.

Selama sepekan besok, ia memprediksi rupiah akan bergerak di rentang Rp 16.200 - Rp 16.400 per dolar AS.