Nusantaraterkini.co - Presiden terpilih Prabowo Subianto bakal mengevakuasi 1.000 warga Palestina yang terluka ke Indonesia.
Perihal ini, Nikita Mirzani menentang keras rencana Prabowo Subianto tersebut.
Baca Juga : GrabMart Meningkat, Pedagang Pasang Promo untuk Tingkatkan Rating Toko
Menurut ibu dari Laura Meizani itu, rencana Kementerian Pertahanan tersebut tidak perlu dilakukan.
Baca Juga : Legislator Harap uu pariwisata atasi kebocoran ekonomi nasional
Alih-alih mengevakuasi warga negara asing, Nikita Mirzani merasa menolong anak-anak di Indonesia yang gizinya belum terpenuhi lebih penting.
"Bagaimana mau menuju Indonesia emas Bapak Prabowo kalau anak-anak penerus bangsa aja asupan gizinya masih kurang," kata Nikita Mirzani dalam unggahan Instagram Story.
Baca Juga : DPR Dukung Proyek Gentengnisasi Prabowo, Ingatkan Akuntabilitas dan Dampak ke UMKM
Mantan pacar Rizky Irmansyah itu menegaskan jika banyak rakyat Indonesia yang masih kekurangan.
Baca Juga : Dijadwalkan Digusur Hari Ini, Pedagang Pasar Sambas Sampaikan Aspirasi
"Enggak perlu mikirin Palestina, sudah banyak yang mikirin. Pikirin rakyat Indonesia aja yang jelas-jelas di depan mata banyak kekurangannya."
Selain itu, perempuan 38 tahun ini menilai Indonesia sudah penuh dengan penduduk hingga tidak akan ada tempat untuk menampung ribuan warga Palestina.
"Tapi kalau misalkan sampai betul mau dievakuasi itu warga Palestina, Gaza, mau ditaruh di mana pak? Senayan City? Gedung MPR RI? Kantor Menhan? Itu aja enggak cukup, bapak," imbuh Nikita Mirzani.
Baca Juga : Pria Bersimbah Darah di Pemakaman Kristen Patumbak, Diduga Korban Penganiayaan
Sambil bercanda, Nikita Mirzani melanjutkan, "Boleh sih taruh di rumah saya satu, pak. Tapi yang ganteng ya."
Meski terdengar kontroversial, tetapi pernyataan janda tiga anak tersebut kali ini disetujui oleh warganet.
"Mau nampung di RS? Serius? Pak, kami pakai BPJS aja yang bayar itu mesti ke sana ke mari loh buat minta rujukan, belum lagi ambil nomor antrian, coba deh bapak bayangin," tulis komentar salah satu warganet.
"Bukan nggak simpati sama Palestina, cuma di negara kita di Papua aja masih ada konflik, banyak rakyat yang kekurangan gizi, bahkan makan aja kesulitan," timpal warganet lainnya.
"Si Rohingya aja belum kelar, mau dibawa ke mana tuh. Sekarang mau nambah lagi," sambung warganet berbeda.
(Aby/nusantaraterkini.co)
Sumber: Suara.com
