Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Nelayan Muda asal Sergai Tewas Tersambar Petir saat Jaring Ikan di Laut

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proses evakuasi jenazah Angga Syaputra (18), setelah ditemukan oleh petugas Polairud dan warga setempat. (Foto: Dok. Polres Sergai)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Angga Syaputra (18), pemuda asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), yang berprofesi sebagai nelayan, harus tewas tersambar petir saat menjaring ikan.

Kejadian itu bermula, ketika Angga bersama dengan Iparnya, Tri Wibowo (34), dan Ayahnya, Syahrial (49), berangkat ke laut untuk mencari ikan, pada Kamis (20/3/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berangkat menggunakan kapal motor.

Baca Juga:Kronologi Unpad Terkait Dua Mahasiswa FTG Tewas Tersambar Petir Saat Kamping

Tiba di lokasi, Angga kemudian mengambil jaring dan bersiap untuk membuangnya ke laut. Namun, sesaat setelah jaring ikan mendarat di air, tiba-tiba petir menyambar Angga. Akibat sengatan petir, Angga jatuh ke laut.

Disaat yang bersamaan, ayah dan iparnya mencari jasad Angga. Namun, usaha mereka tidak berhasil.

"Lalu, mereka (ayah dan ipar Angga) memberitahu kejadian itu ke Unit Markas Polairud Deliserdang terlebih dahulu," ujar Kasi Humas Polres Sergai, Iptu Zulfan Affandi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/3/2025).

Usaha pencarian tetap gagal, meskipun Polairud Polres Sergai sudah membantu.

Proses pencarian tetap dilakukan sampai 2 hari. Hingga pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, jasad pemuda itu baru ditemukan, di Perairan Pantai Cermin.

"Jenazah Angga terbawa arus hingga 8 mil dari bibir pantai Desa Kwala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai," ungkap Zulfan.

Baca Juga: Kapolri Buka Suara terkait Teror Kepala Babi yang Dialami Redaksi Tempo

Kemudian, proses evakuasi dilakukan dan korban juga telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

(cw7/nusantaraterkini.co)