Nusantaraterkini.co, ACEH TIMUR - Sejumlah nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur mengaku kecewa terhadap pelayanan bank tersebut.
Terutama terkait pelayanan mesin ATM yang kerap tidak bisa melakukan tarik tunai.
Baca Juga : Hacker Bjorka Ditangkap, Diduga Jual Data 4,9 Juta Nasabah Bank
Akibatnya, para nasabah terpaksa harus ke agen brilink dan harus mengeluarkan jasa transaksi Rp5.000 hingga Rp10.000, bahkan lebih tergantung uang yang akan ditarik.
Baca Juga : Debt Collector di Bacok Nasabah di Bangkalan Gegara Kembalikan Uang Cicilan
Hal tersebut dinilai merugikan masyarakat setempat, terlebih lagi bagi nasabah yang jaraknya jauh dari Pusat Kecamatan Indra Makmu Alue Ie Mirah yang sengaja turun untuk melakukan tarik tunai di mesin ATM.
"Kami merasa kecewa atas pelayanan BSI ini yang sering tidak bisa tarik tunai, dan ini telah terjadi berulang kali," ujar Samsul salah satu nasabah BSI kepada wartawan, Kamis (7/11/2024).
Baca Juga : Ini Rincian Uang Rp 200 Triliun Milik Pemerintah yang Sudah Masuk ke Lima Bank
Dia menjelaskan, mesin ATM tersebut sering terpampang tulisan 'Mohon Maaf ATM ini Hanya Bisa Transaksi Non Tunai' disaat musim para karyawan kebun gajian.
Baca Juga : Business Matching BSI International Expo 2025 Bukukan Potensi Ekspor USD 20 Juta
"Kami berharap ada evaluasi segera untuk mewujudkan kenyamanan para nasabah agar tidak terus merugi akibat abai terhadap pelayanan mesin ATM," harapnya.
Sementara itu, Kepala BSI KCP Indra Makmu Khairul Nazar mengatakan, pelayanan terbaik dan kenyamanan nasabah adalah tujuan utama mereka.
"Masukannya akan kita koordinasikan kepada pihak vendor," ujarnya singkat.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
