Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menteri Rosan Dinilai Punya Modal Kuat Pimpin Danantara

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota Komisi XI DPR Muhammad Kholid. (Foto: Dok. DPR)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Muhammad Kholid menyambut baik adanya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dia juga menyoroti secara khusus sosok Menteri Investasi Rosan Roeslani yang menjadi CEO BPI Danantara.

"Rosan sudah lama terjun di sektor bisnis usaha dengan berbagai segmen pasarnya. Dulu pernah sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia hingga rekam jejaknya sekarang menjadi Menteri Investasi. Dengan pengalaman itu memperkuat kepercayaan publik," kata Kholid, Selasa (4/3/2025).

Kholid mengatakan, sektor investasi bukanlah dunia kerja yang baru bagi Rosan Roeslani. Sejumlah perbaikan, kata dia, berhasil dilakukan Rosan Roeslani saat masih bergelut dalam dunia bisnis investasi.

Baca Juga : MPR Dorong Kebijakan dan Regulasi Carbon Capture Storage yang Progresif dan Kompetitif

"Rekam jejak dan catatan keberhasilan dari pimpinan BPI Danantara adalah modal kuat untuk meningkatkan kepercayaan publik pada investasi sekaligus menarik para investor ke Indonesia," ucap Kholid yang juga legislator dapil Jabar VI ini.

Kholid juga yakni dengan dua orang lainnya yang ditunjuk sebagai Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, serta Chief Investment Officer, Pandu Patria Sjahrir. Menurutnya, mereka merupakan orang-orang piawai dalam dunia investasi dan operasionalisasi kelembagaan.

"Kedua orang terpilih tadi, Dony Oskaria dan Pandu Sjahrir juga mempunyai pengetahuan dan kecakapan dalam investasi serta bisnis. Rekam jejak mereka berdua juga bagus sehingga jadi modal tambahan kepercayaan dapat mengelola Danantara secara baik," tutur anggota Baleg DPR ini.

Baca Juga : Pengamat: Pertemuan Rosan ke Megawati hanya Sekedar Silahturahmi Saja

Kholid menuturkan, Rosan, Dony, dan Pandu, akan mampu membawa terobosan untuk mendongkrak investasi sehingga dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebanyak 8 persen.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah meluncurkan resmi BPI Danantara. BPI Danantara akan menginvestasikan sejumlah sumber daya alam serta aset negara ke berbagai proyek-proyek strategis dan memiliki dampak besar sekaligis berkelanjutan untuk Indonesia.

Pembentukan Danantara adalah yang pertama kalinya bahwa pengelolaan BUMN bakal dikoordinasikan dalam satu induk besar dan dividennya dikelola secara terpusat oleh lembaga Sovereign Wealth Fund.

Baca Juga : Cerita Warga Tandihat di Huntara Tapsel: Fasilitas Memadai, Namun Terkendala Jarak ke Ladang dan Harga BBM

(cw1/nusantaraterkini.co)