Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Kedua korban tenggelam di Danau Toba hingga kini belum ditemukan, upaya telah dilakukan mencari termasuk teman-teman korban juga berlayar menggunakan kapal kecil untuk memanggil temanya yang tenggelam.
Sebelumnya, teman-teman korban terlebih dahulu menaruh daun sirih dan jeruk purut ke air, kemudian menaiki kapal hingga berlayar ketengah Danau ke tempat kejadian tenggelamnya korban.
Setelah ditengah Danau tempat kejadian, teman-teman korban memanggil kawan-kawanya dengan teriakan terisak-isak tangis, sembari menatap kearah Danau Toba dengan tatapan kosong dan trauma.
Tak hanya itu, sebuah batu dilempar ke tempat kejadian korban tenggelam sebagai upaya mengetahui kedalam air, batu ditemukan mengapung di tempat kejadian dan mereka meninggalkan jirigen mengapung ditempat tenggelamnya korban sebagai penanda.
Tak hanya itu, beberapa pemuda setempat juga membantu dengan melompat ke dalam Danau Toba, tepatnya kedua korban dinyatakan tenggelam dan hilang.
Saat dilakukan penyelaman, pemuda setempat yang masuk kedalam Danau menyatakan bahwa arus di tempat tersebut sangat kuat dan gelap sehingga sangat sulit saat melakukan penyelaman.
Salah satu pemuda Berinisial DA mengungkapkan bahwa tempat kejadian korban dinyatakan hilang arusnya kuat dan gelap
"Saat dilakukan penyelaman ke dalam Danau Toba tepatnya kedua korban tenggelam, arus di bawah sangat kuat dan gelap sehingga sangat sult saat melakukan pencaharian," ungkapnya, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga : Keluarga Korban Gelar Tradisi Penghormatan Leluhur dan Berdoa Bersama di Tepi Danau Toba
Ia juga mengatakan harapannya, agar semoga kedua korban tenggelam di Danau Toba segera ditemukan.
"Semoga kedua korban tenggelam di Danau Toba, segera ditemukan," tutupnya.
(Jas/Nusantaraterkini.co)
