Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Dua korban tenggelam di Danau Toba hingga Minggu (21/9/2025) malam, Pukul 22.00 WIB belum juga ditemukan. Pencarian oleh Tim Basarnas memang sudah dihentikan karena hari sudah gelap.
Upaya pencarian sudah maksimal dilakukan oleh Tim Basarnas, TNI, Polisi, dan warga setempat.
Pencarian juga sempat dilakukan oleh teman-teman korban yang berlayar menggunakan kapal kecil untuk dua teman mereka yang tenggelam.
Sebelum berlayar, teman-teman korban terlebih dahulu meletakkan daun sirih dan jeruk purut ke permukaan air Danau Toba. Kemudian mereka menaiki kapal dan berlayar ke tengah Danau di tempat kejadian tenggelamnya korban.
Setelah di tengah Danau tempat kejadian, teman-teman korban memanggil-manggil dua nama kawannya yang tenggelam. Mereka juga tampak menangis terisak-isak sembari menatap ke arah Danau Toba dengan tatapan kosong dan trauma.
Tak hanya itu, sebuah batu dilempar ke tempat kejadian korban tenggelam sebagai upaya mengetahui kedalaman air. Mereka juga meninggalkan jeregen mengapung di tempat tenggelamnya korban sebagai penanda.
Tak hanya itu, beberapa pemuda setempat juga membantu dengan melompat ke dalam Danau Toba di lokasi tempat dua korban dinyatakan hilang dan tenggelam.
Mereka mencoba melakukan penyelaman. Namun juga belum ada tanda-tanda yang berarti.
Menurut pemuda setempat berinisial DA yang melakukan penyelaman, arus di tempat dua korban tenggelam sangat kuat dan gelap, sehingga sangat sult saat melakukan penyelaman.
"Saat dilakukan penyelaman ke dalam Danau Toba tepatnya di lokasi kedua korban tenggelam, arus di bawah sangat kuat dan gelap sehingga sangat sulit melakukan pencarian," ungkapnya, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga : Dua Wisatawan Tenggelam di Danau Toba, Hingga Kini Belum Ditemukan
Ia juga berharap agar kedua korban yang tenggelam di Danau Toba segera ditemukan.
"Semoga kedua korban tenggelam di Danau Toba segera ditemukan," harapnya.
(jas/nusantaraterkini.co)
