Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harapkan Dua Korban Tenggelam Ditemukan, Keluarga Gelar Tradisi Penghormatan Leluhur dan Berdoa di Tepi Danau Toba

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Keluarga korban melakukan tradisi menghormati leluhur dan doa bersama di tepi Danau Toba, harapkan korban segera naik ke permukaan air, di aluran Tano Ponggol, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Minggu (21/9/2025). (Foto: Juita Sinuhaji/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Dua korban tenggelam hingga Minggu (21/9/2025) petang, belum juga ditemukan. Pencaharian masih dilakukan di Danau Toba, tepatnya di terusan Tano Ponggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Keluarga korban yang sudah menunggu di lokasi sejak Sabtu malam hingga Minggu sore tadi, terus menunggu dan menyaksikan jalannya pencarian yang dilakukan Tim Basarnas.

Mereka sangat menantikan kabar dan terus berdoa di tepi Danau Toba agar Tuhan menolong mereka untuk menemukan keluarga mereka yang tenggelam.

Baca Juga : Tim Basarnas Akhirnya Tiba dan Langsung Mencari Dua Korban yang Tenggelam di Danau Toba, Isak Tangis Keluarga Pecah

Harapan akan kembalinya sang anak sangat dinantikan. Keluarga korban duduk di tepi Danau Toba dan melantunkan doa-doa menjalankan tradisi menghormati leluhur dengan menaru sirih, jeruk purut agar kiranya sang leluhur juga memberi petunjuk.

Upaya pencarian telah dilakukan semaksimal mungkin oleh Basarnas, Polisi, TNI dan warga setempat. Namun hingga hari berganti gelap dua koban belum juga ditemukan.

Pencarian diberhentikan sementara waktu karena hari sudah malam, namun keluarga maupun warga masih tetap menanti di lokasi pinggiran terusan Tano Ponggol.

Baca Juga : Basarnas Masih Berupaya Melakukan Pencarian Korban Tenggelam di Danau Toba

Baca Juga : Isak Tangis Keluarga Warnai Pencarian Korban Tenggelam di Danau Toba

Warga setempat, Luna Sihombing mengatakan bahwa upaya telah dilakukan semaksimal mungkin, namun belum membuahkan hasil sehingga sementara waktu pencahaarian dari tim gabungan di hentikan.

"Pencarian untuk hari ini telah dilakukan sangat maksimal, namun belum juga membuahkan hasil, melihat situasi yang sudah malam Tim gabungan dan Basarnas telah menghentikan pencaharaian dan telah kembali ke Parapat," ucapnya, Minggu(21/9/2025) malam.

Ia juga mengatakan bahwa keluarga korban dan masyarakat masih tetap ramai di lokasi kejadian.

"Keluarga korban dan masyarakat masih sangat ramai di pinggiran terusan Tano Ponggol, menanti harapan kedua korban segera naik ke permukaan air dan bisa dipertemukan dengan keluarganya," tutupnya.

(jas/nusantaraterkini.co)