Mayoritas Masyarakat Indonesia Kurang Setuju Debat Capres-cawapres Berlangsung Saling Serang
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai respon masyarakat, terkait saling serang dalam Debat Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-cawapres) 2024.
Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat
Di mana, hasilnya diketahui ternyata mayoritas masyarakat Indonesia kurang setuju.
Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”
Jumlah suara yang kurang setuju adalah 57,6 persen, sedangkan untuk yang setuju hanya 31,6 persen. Teruntuk responden yang tidak menjawab ada 10,8 persen.
“Ini penting untuk dilihat, sebenarnya kita pernah merilisnya, profil pemilih kita itu melihat debat tidak dalam pengertian saling serang,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi pada rilis virtual, Sabtu (20/1/2024).
Baca Juga : Soal Pembatalan Informasi Tertutup Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Formappi: Komisioner KPU Ciut
Burhanuddin berpendapat, mungkin saling serang yang dimaksud oleh masyarakat Indonesia itu diartikan sebagai penyerangan personal.
Baca Juga : Hasil "Real Count" KPU Data 42,53 Persen: Anies 24,59 Persen, Prabowo 56,39 Persen, Ganjar 19,03 Persen
“Tapi kan kita udah ada itu (tulisan) saling beradu pendapat, sebenarnya itu lebih halus (dari menyerang personal),” jelasnya.
Selanjutnya ia mengungkapkan, masyarakat yang kurang menyukai saling serang pada debat akan menjadi tantangan bagi masing-masing pasangan calon (paslon).
Baca Juga : Usai Hadiri Acara Pelantikan, Dua Kelompok Ormas Terlibat Bentrok
“Di satu sisi mereka punya argumen dan punya program yang bisa diajukan sekaligus bisa dipertanyakan kepada lawannya, tetapi masyarakat secara umum, sikap normatifnya itu kurang suka dengan saling serang,” tambahnya.
Baca Juga : Ukraina-Rusia Saling Serang dengan Drone dan Roket di Kharkiv
Sementara itu, pada Debat Ketiga Capres-cawapres 2024 kemarin, mayoritas responden berpendapat capres nomor urut dua Prabowo Subianto memiliki penampilan yang paling baik dalam debat.
Pada survei tatap muka, Ketua Umum Partai Gerindra ini meraih 35,9 persen suara, unggul tipis dari capres nomor urut satu Anies Baswedan dengan 34,5 persen suara.
Kemudian di posisi tiga ada capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo dengan 23,1 persen suara. Responden yang memilih untuk tidak menjawab sebesar 4,9 persen.
Kemudian, teruntuk survei melalui telepon, Prabowo kembali unggul dengan 39 persen suara. Dilanjutkan dengan Anies dengan 31,7 persen suara dan Ganjar dengan 23,1 persen suara, responden yang memutuskan untuk tidak memilih sebesar 6,2 persen.
Diketahui, survei yang dilakukan secara tatap muka ini dilakukan pada 10-16 Januari 2024 di seluruh provinsi di Indonesia.
(mr6/nusantaraterkini.co)
