Mayoritas Masyarakat Indonesia Kurang Setuju Debat Capres-cawapres Berlangsung Saling Serang
Jumlah suara yang kurang setuju adalah 57,6 persen, sedangkan untuk yang setuju hanya 31,6 persen
Mayoritas Masyarakat Indonesia Kurang Setuju Debat Capres-cawapres Berlangsung Saling Serang
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai respon masyarakat, terkait saling serang dalam Debat Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-cawapres) 2024.
Di mana, hasilnya diketahui ternyata mayoritas masyarakat Indonesia kurang setuju.
Jumlah suara yang kurang setuju adalah 57,6 persen, sedangkan untuk yang setuju hanya 31,6 persen. Teruntuk responden yang tidak menjawab ada 10,8 persen.
“Ini penting untuk dilihat, sebenarnya kita pernah merilisnya, profil pemilih kita itu melihat debat tidak dalam pengertian saling serang,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi pada rilis virtual, Sabtu (20/1/2024).
Burhanuddin berpendapat, mungkin saling serang yang dimaksud oleh masyarakat Indonesia itu diartikan sebagai penyerangan personal.
“Tapi kan kita udah ada itu (tulisan) saling beradu pendapat, sebenarnya itu lebih halus (dari menyerang personal),” jelasnya.
Selanjutnya ia mengungkapkan, masyarakat yang kurang menyukai saling serang pada debat akan menjadi tantangan bagi masing-masing pasangan calon (paslon).
“Di satu sisi mereka punya argumen dan punya program yang bisa diajukan sekaligus bisa dipertanyakan kepada lawannya, tetapi masyarakat secara umum, sikap normatifnya itu kurang suka dengan saling serang,” tambahnya.
Sementara itu, pada Debat Ketiga Capres-cawapres 2024 kemarin, mayoritas responden berpendapat capres nomor urut dua Prabowo Subianto memiliki penampilan yang paling baik dalam debat.
Pada survei tatap muka, Ketua Umum Partai Gerindra ini meraih 35,9 persen suara, unggul tipis dari capres nomor urut satu Anies Baswedan dengan 34,5 persen suara.
Kemudian di posisi tiga ada capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo dengan 23,1 persen suara. Responden yang memilih untuk tidak menjawab sebesar 4,9 persen.
Kemudian, teruntuk survei melalui telepon, Prabowo kembali unggul dengan 39 persen suara. Dilanjutkan dengan Anies dengan 31,7 persen suara dan Ganjar dengan 23,1 persen suara, responden yang memutuskan untuk tidak memilih sebesar 6,2 persen.
Diketahui, survei yang dilakukan secara tatap muka ini dilakukan pada 10-16 Januari 2024 di seluruh provinsi di Indonesia.
(mr6/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIMichael Saylor Peringatkan Sistem Keuangan AS Harus Dibangun Ulang untuk Era AI
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
INTERNASIONALKlaim Miliki Kendali Penuh, Trump Tolak Usulan Bersyarat Iran Terkait Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMartin Hutabarat: Perubahan UUD Penting Dipahami untuk Menentukan Arah Bernegara
Fadli Tara·7 jam yang lalu -
-
KRIMINALViral Video Dugaan Bullying Siswi SMPN 12 Pematangsiantar, Polisi Langsung Turun Tangan
hendra·8 jam yang lalu -
BADMINTONDua Ganda Putra Indonesia Tembus Semifinal Asian Games 2026, Leo/Daniel Tantang Pasangan Nomor 1 Dunia
hendra·9 jam yang lalu -
INTERNASIONALTrump Tolak Proposal Iran, Teheran Masih Tunggu Jawaban Resmi soal Pembukaan Selat Hormuz
hendra·9 jam yang lalu -
-
EKONOMIKemiskinan Argentina Naik Jadi 32,3 Persen, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak
hendra·10 jam yang lalu -
PERISTIWAMarkas OPM Egianus Kogoya di Nduga Diserang dari Udara? Ini Kata TNI
hendra·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan