nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Massa Gabungan Aliansi Pergerakan Tapanuli (GAPERTA) menggelar aksi unjukrasa di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, pada Rabu (30/4/2025).
Dalam aksinya, mereka meminta dan mendesak penegakan hukum untuk tegas dan adil terhadap warung remang-remang berkedok lapo tuak yang dapat meresahkan masyarakat dan warga Kota Padangsidimpuan.
Dalam orasinya, Ketua GAPERTA Stevenson Ompusunggu, mengatakan keprihatinanya atas dugaan tebang pilih dalam penertiban penyakit masyarakat (Pekat) yang dilakukan oleh Sat pol PP Padangsidimpuan.
Baca Juga : Razia Pekat di Kota Padangsidimpuan Terkesan Tebang Pilih: Warga Minta Satpol PP Razia Rutin
"Saya minta Satpol PP untuk bertindak tegas dan merata tanpa pandang bulu terhadap pelanggar Perda. Penertiban harus rutin dan menyeluruh, bukan hanya ditempat-tempat tertentu saja," ujar Stevenson
Stevenson menyebutkan bahwa Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara menjadi sorotan khusus, karena diduga terdapat banyak warung remang-remang yang berkedok lapo tuak dan menjual minuman keras beralkohol tinggi, bahkan berpotensi menjadi tempat praktik prostitusi, untuk itu, Satpol PP diminta meningkatkan razia di kawasan tersebut.
"Ini menjadi peringatan keras dan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, GAPERTA akan melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang lebih besar lagi," sebut Stevenson.
Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Akhyar Ramadhan Siregar, ketika menjawab massa GAPERTA menjelaskan bahwa telah mengkonfirmasi Kades dan Sekdes setempat, namun, telepon seluler keduanya tidak aktif.
"Usai menghubungi Kepala Desa dan Sekretaris Desa tersebut kami juga telah berkoordinasi dengan Kasi Pemerintahan Kantor Camat Padangsidimpuan Tenggara yang mengatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kepala Desa," ujar Akhyar
Sementara Asisten Administrasi Umum, Mohd Ary Junaidi Lubis mewakili Wali Kota berjanji akan menyampaikan aspirasi GAPERTA kepada Wali Kota Padangsidimpuan.
"Kita akan menyampaikan hal ini kepada bapak Wali Kota dan menegaskan komitmen Pemerintah untuk melakukan penertiban," ucap Mohd Ary.
(Dra/nusantaraterkini.co).
