Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Panggung M7 World Championship Mobile Legends membawa kabar duka bagi pencinta e-sports tanah air setelah wakil Indonesia, ONIC ID, resmi tersingkir dari kompetisi. Dalam laga hidup-mati di babak Knockout Lower Bracket yang berlangsung Kamis (22/1/2026), sang juara bertahan MPL Indonesia tersebut harus mengakui keunggulan Team Liquid PH (TLPH) dengan skor akhir 1-3.
Kekalahan ini memastikan Indonesia hanya menyisakan satu wakil, yakni Alter Ego Esports, untuk menjaga harga diri tuan rumah.
Baca Juga : Kejuaraan Dunia Mobile Legend M7 Masuk Babak Knockout Stage, Alter Ego dan ONIC Wakili Indonesia
Pertandingan yang menggunakan format Best of Five (Bo5) ini diawali dengan tekanan berat bagi ONIC ID. Pada dua game pertama, Team Liquid PH tampil sangat dominan dengan koordinasi serangan yang sulit dibendung. Meskipun ONIC mencoba melakukan eksperimen komposisi hero, termasuk menggunakan Yi Sun-shin dan Cici di game pertama hingga Leomord serta Freya di game kedua, skuat Filipina tetap mampu mengontrol peta dan mengamankan keunggulan 2-0 dengan cepat.
Harapan sempat membuncah bagi para pendukung di lokasi pertandingan saat memasuki game ketiga. Tampil dengan mentalitas tanpa beban, ONIC ID bangkit dan menunjukkan performa yang agresif sejak menit awal. Keunggulan ekonomi sebesar 2.300 gold pada menit keempat menjadi modal penting bagi ONIC untuk menekan balik. Puncaknya pada menit ke-11, skuat landak kuning berhasil menutup game dengan skor telak 16-4, sekaligus memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Sayangnya, momentum kebangkitan tersebut tidak bertahan lama di game keempat. Team Liquid PH menunjukkan kematangan mental mereka dengan kembali mengambil alih ritme permainan. Lewat rotasi yang rapi dan eksekusi pick-off yang akurat, tim asal Filipina tersebut tidak membiarkan ONIC mengembangkan permainan di fase late game.
Kemenangan di game keempat memastikan langkah Team Liquid PH ke babak Quarterfinals Lower Bracket, sekaligus memulangkan ONIC ID lebih awal dari turnamen bergengsi ini.
Kini, seluruh mata penggemar Mobile Legends Indonesia tertuju pada Alter Ego Esports. Setelah sempat menelan kekalahan dari Aurora Gaming PH di semifinal Upper Bracket, Alter Ego kini harus berjuang melalui jalur Lower Bracket.
Baca Juga : Tumbangkan Alter Ego, Onic Juara MPL Indonesia Season 16
Dengan format Bo5 yang tidak memberi ruang untuk kesalahan, Alter Ego memikul beban berat sebagai satu-satunya harapan tersisa bagi publik tuan rumah untuk meraih gelar juara dunia tahun ini. Konsistensi dan ketenangan dalam menghadapi tekanan menjadi kunci utama bagi AE agar tidak menyusul jejak pahit ONIC ID.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
