Nusantaraterkini.co, JAKARTA-Babak Swiss Stage yang berlangsung sengit akhirnya resmi berakhir dan menyaring delapan tim terkuat yang berhak melaju ke fase Knockout Stage, Sabtu (17/1/2026). Dalam persaingan yang mempertemukan klub-klub elit dunia ini, perwakilan Indonesia berhasil mencuri perhatian melalui performa yang sangat dominan melalui MLBB World Series ke-7 (M7).
Alter Ego tampil sebagai kekuatan paling menakutkan setelah berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan mutlak. Keberhasilan Alter Ego menduduki puncak klasemen tanpa satu pun kekalahan game menjadi sinyal bahaya bagi para pesaingnya di babak penyisihan mendatang.
Baca Juga : Tumbangkan Alter Ego, Onic Juara MPL Indonesia Season 16
Kejayaan Indonesia semakin lengkap dengan keberhasilan ONIC mengamankan posisi di enam besar. Meski sempat melewati laga-laga yang menguras tenaga, sang raksasa Indonesia ini membuktikan kelasnya dengan meraih catatan tiga kemenangan penting.
Selain duo Indonesia, daftar delapan tim yang lolos juga diwarnai oleh dominasi regional Filipina dan kebangkitan tim-tim internasional lainnya. Selangor Red Giants dari Malaysia menempel ketat di posisi kedua, diikuti oleh kekuatan besar seperti Aurora Gaming, Aurora Gaming PH, dan Team Liquid PH yang tetap menjadi kandidat kuat juara.
Dilansir dari website M7 World Series, melengkapi daftar tim yang lolos, terdapat kejutan dari tim-tim seperti Yangon Galacticos dan Team Spirit yang mampu bertahan di tengah tekanan format Swiss yang brutal. Kedelapan tim ini kini telah terbagi ke dalam bagan Knockout Stage yang diprediksi akan berlangsung penuh drama.
Namun, sorotan utama tertuju pada bagan Upper Bracket di mana Alter Ego dan ONIC harus langsung bertemu di laga pembuka. Pertemuan ini memaksa salah satu wakil Indonesia untuk segera turun ke Lower Bracket, sekaligus memastikan bahwa persaingan menuju gelar juara akan dimulai dengan tensi yang sangat tinggi.
Turnamen yang juga diramaikan oleh deretan talenta penyiaran internasional, termasuk host kenamaan Indonesia Clara Kartika Sari Utoyo, kini memasuki fase yang paling krusial. Dengan tersisanya delapan tim terbaik, setiap kesalahan kecil di babak gugur nanti bisa berujung pada kepulangan prematur.
Baca Juga : Perunggu dari Bangkok: Indonesia Kunci Posisi Tiga Besar Mobile Legends
Publik esports Indonesia kini menaruh harapan besar pada pundak Alter Ego dan ONIC agar mampu melewati tantangan berat di babak awal ini demi mengembalikan kejayaan Indonesia di kancah Mobile Legends internasional.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
