Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Lestarikan Budaya Batak, Lomba Solu Bolon Akan Digelar di Tano Ponggol Samosir

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Juita Sinuhaji
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Lestarikan budaya dan kearifan lokal masyarakat batak di kawasan Danau Toba, Pemerintah Kabupaten Samosir gelar lomba Solu Bolon dalam memeriahkan event Trail Of The King tahun 2025.

Perlombaan Solu Bolon akan di langsungkan pada Sabtu18 - Minggu19 oktober 2025, berlokasi di alur Tano Ponggol, Kelurahan Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Baca Juga : Jelang Trail Of The King 2025, Para Peserta Racepack Collection di Tepi Danau Toba

Perlombaan yang bernuansa kearifan lokal berupa Solu Bolon.

Solu dalam bahasa batak artinya kapal dan Bolon artinya besar, dapat diartikan kapal besar yang di gunakan masyarakat Batak pada zaman dulu sebagai satu-satunya alat transfortasi danau yang tinggal di Kawasan Danau Toba.

Solu Bolon terbuat dari kayu, dengan papan tambahan di sisi yang diikat dengan paku payung. 

Baca Juga : Setelah Green Card, Toba Caldera Meraih “Silver Award” di Ajang Geopark Smart Tourism Asian Development Bank

Ada sedikit ukiran di bagian depan dan belakang. 

Dayung yang digunakan memiliki bilah berbentuk oval dan gagang melintang.

Seperti yang diketahui bahwa Solu Bolon perahu dikayuh terdiri dari 10 orang, satu orang sebagai kemudi dan 1 orang sebagai penabuh genderang.

 

Ajang Solu Bolon ini tidak hanya menjadi hiburan bagi pengunjung, tetapi juga menonjolkan budaya tradisional Batak ke kancah internasional, bahwa perahu atau Solu tidak lepas dari kehidupan penduduk yang bermukim di pesisir Danau Toba.

Para pendayung tampak menunjukkan kekompakan, ketangguhan, dan semangat juang yang tinggi sepanjang percobaan yang dilakukan sore ini di alur Tano Ponggol Danau Toba.

Baca Juga : Menjaga Warisan Bumi, Membangun Masa Depan Toba Caldera Geopark setelah Green Card 2025 dan Silver Award ADB

Salah satu peserta berasal dari Humbang Hasundutan, Rico Rajagukguk, mengatakan bahwa tim telah melakukan persiapan fisik yang maksimal dengan latihan setiap hari.

"Kita telah berlatih secara fisik setiap hari, diperkirakan dimulai dua bulan lalu kita telah latihan di Desa Simangulape, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan,"ucapnya, Jumat (17/10/2025).

Ia juga mengatakan bahwa informasi pendaftaran lomba Solu Bolon diketahui dari sosial media yang di share oleh Pemkab Samosir.

"Informasi perlombaan kita dapat dari sosial media, sehingga kita mempersiapkan diri bahkan ajang kompetisi ini diikuti oleh atlet pacu jalur yang dari Riau orang-orang hebat, kita berharap satu tim bisa masuk semi final,"harapnya.

Baca Juga : Samosir Bersiap Sambut Trail of The King 2025, Pemkab dan Warga Gelar Aksi Bersih-Bersih

Manager tim tersebut bernama Bomen Rajagukguk Aritonang, menambahkan bahwa tim harus giat latihan dan tidak perlu memandang orang lain namun pokus ke pertandingan.

"Untuk tim harus giat latihan, tidak perlu memandang orang lain, namun pokus ke pertandingan," ucapnya memberi semangat.

(jas/Nusantaraterkini.co)