Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kodam I/BB angkat bicara terkait adanya seorang pria yang mengaku anggota TNI dan sempat diamankan oleh massa aksi Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara (Sumut), lantaran menjadi provokator demonstrasi di depan gedung DPRD Sumut, Senin (1/9/2025) sore.
Dalam keterangannya, Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) I/BB, Letkol Inf Bonny, dengan tegas membantah pengakuan pria tersebut.
Menurutnya, jika pria dengan berperawakan tegap dan berambut cepak yang diamakan oleh massa Akbar tersebut bukanlah merupakan angota TNI.
Baca Juga : Pria Diduga Intel Diamankan Massa di Medan, Dianggap Bikin Provokasi
"Yang diamankan oleh massa semalam, sudah di pastikan jika dia bukan merupakan anggota TNI," ujarnya melalui telphone whatsapp, Selasa (2/9/2025) siang.
Selain itu, Wakapendam juga turut menegaskan jika pengakuan orang yang diamankan massa sebagai anggota intel Kodim 0201/Medan ini adalah bohong.
"Dia mengaku-ngaku aja itu, sekali lagi saya tegaskan dia bukan anggota TNI apalagi berdinas sebagai intel di Kodim 0201/Medan," tegasnya.
Sementara itu, sebelumnya massa aksi Akbar Sumut, mengamankan seorang pria yang berusaha menjadi provokator dalam aksi demonstrasi di gedung DPRD Sumut.
Dimana, saat di amankan massa pria tersebut mengaku sebagai intel yang bertugas di Kodim 0201/Medan serta mengaku bernama Fajar.
Saat itu, massa yang mengamankan pria tersebut pun berusaha memintanya untuk menunjukan Kartu Tanda Anggita (KTA), namun yang bersangkutan mengaku tidak membawanya.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
