Nusantaraterkini.co, Medan – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan, Mutia Atiqah, menyampaikan harapannya agar debat ketiga Pilkada Medan yang akan digelar pada Sabtu, 23 November 2024, menjadi ajang pamungkas yang dapat memberikan gambaran jelas tentang visi dan misi para pasangan calon (Paslon) kepada masyarakat.
"Kami sangat berharap debat ini menjadi pamungkas. Paslon diharapkan tampil prima, fokus menjawab pertanyaan dari panelis, serta memberikan penjelasan yang rinci terkait visi dan misi mereka," ujar Mutia Atiqah kepada Nusantaraterkini.co dalam wawancara, Jumat (22/11/2024).
Baca Juga : Dari Jurnalis Radio ke Penjaga Demokrasi
Mutia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama debat berlangsung.
Baca Juga : Gugat Hasil Pilkada Medan: Pasangan Ridha-Rani Minta Pemilu Ulang ke MK
Ia meminta para pendukung Paslon untuk tetap menjaga keamanan dan tidak memicu keributan selama acara berlangsung.
"Pendukung masing-masing Paslon harus memberikan contoh yang baik.
Baca Juga : Suasana Menjelang Debat ke-3 Pilkada Sumut 2024
Jangan sampai debat ini menjadi ajang kericuhan.
Baca Juga : KPU Provinsi Sumut Pindahkan Lokasi Debat Ketiga Pilgub ke Tiara Convention Center
Ini adalah forum demokrasi untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap program yang ditawarkan," tambahnya.
Untuk memastikan kelancaran acara, KPU Medan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Medan, Polres Belawan, dan Polri 0201.
Baca Juga : Pilkada Tak Langsung Dinilai Curi Kedaulatan Rakyat, Alarm Bahaya bagi Partai Penguasa
"Kami memohon bantuan kepada aparat kepolisian untuk menjaga situasi tetap kondusif agar debat berjalan aman dan lancar," jelas Mutia.
Baca Juga : Shohibul Anshor Siregar: Pilkada Langsung tak Langsung Hanya Prosedural Mempertahankan Oligarki
Debat ketiga ini merupakan rangkaian terakhir dari agenda debat Pilkada Medan 2024.
Acara ini akan berlangsung di sebuah hotel Grand Mercure Medan dan disiarkan langsung melalui beberapa saluran televisi lokal serta platform digital.
Para pasangan calon akan kembali diuji kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan dari panelis yang berasal dari berbagai latar belakang akademis dan profesional.
Mutia berharap masyarakat dapat menyimak debat dengan saksama sehingga dapat menentukan pilihan yang tepat pada hari pemungutan suara mendatang.
“Debat ini adalah salah satu sarana edukasi politik yang penting, dan saya mengajak seluruh masyarakat Medan untuk memanfaatkannya dengan baik,” pungkasnya.
(Cw9/Nusantaraterkini.co)
