nusantaraterkini.co, ASAHAN - Kereta Api (KA) penumpang Sei Bilah terlibat kecelakaan dengan mobil Honda Mobilio BK 1911 VV di perlintasan tanpa palang pintu tepatnya di Jalan Juanda, Kelurahan Siumbut-Umbut, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sabtu (22/6/2024).
Akibat peristiwa itu, tiga penumpang mobil Honda Mobilio mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit umum (RSU) Permata hati Kisaran. Sementara kondisi mobil ringsek.
Ketiga korban itu adalah Yosevina Aritonang (28) (Ibu Bhayangkari) dan Julaiha (45), keduanya merupakan ASN di Disdukcapil Pemkab Asahan. Sementara satu korban lainnya Muhammad Armadiansyah (26) merupakan honorer di Disdukcapil Asahan.
Baca Juga : Penumpang Angkutan Umum Libur Nataru 2025 Tembus 10 Juta Orang, Naik 4,85 Persen
Tri Rochmad, petugas Polsuska Kisaran mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.35 WIB, saat itu kereta api penunumpang dari arah Tanjung Balai menuju arah Kota Medan melaju dengan kecepatan tinggi, tepatnya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tiba-tiba datang sebuah mobil jenis Mobilio melintasi-menyeberangi perlintasan, tabrakan pun tak terhindarkan.
"Penyampaian warga, mereka sudah memberikan peringatan kepada sopir mobil tersebut, diduga karena kaca mobil tertutup, sehingga sopir mobil tidak mendengar dan melihat peringatan dari warga bahwa Kereta Api akan melintas sehingga terjadilah tabrakan itu," jelasnya.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Asahan turun langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban. "Kasat Lantas AKP Galih turun ke lokasi bersama beberapa orang anggota Satlantas dan langsung mengevakuasi korban," tutupnya.
Baca Juga : Kemenhub Prediksi 3,94 Juta Orang Naik Kereta Api saat Nataru 2025/2026, Menhub: Utamakan Keselamatan!
(Dra/nusantaraterkini.co)
