Nusantaraterkini.co - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa pendapatan negara bukan pajak (PNBP) sepanjang 2023 jauh di atas target yang ditetapkan dalam APBN. Pemerintah meraih pendapatan di luar pajak senilai Rp 605,9 triliun sepanjang 2023.
Sebagian pendapatan ini disumbangkan dari layanan empat kementerian dan lembaga.
Ia menjelaskan, pencapaian PNBP di atas target APBN adalah hasil dari berbagai upaya terutama optimalisasi pengelolaan SDA.
Baca Juga : Purbaya Bersihkan Lini Depan Fiskal, 36 Pejabat Kemenkeu Dirombak dengan Bea Cukai Jadi Sorotan Utama
Selain itu, terdapat kontribusi dari setoran dividen yang meningkat karena perbaikan kinerja BUMN.
Kinerja PNBP mengalami kenaikan signifikan mencapai Rp 605,9 triliun, ini juga jauh di atas target APBN," kata Sri Mulyani, Selasa (30/1).
Menkeu menyatakan ada 4 kementerian/lembaga yang paling banyak menyumbangkan PNBP ke pemerintah, yakni:
Baca Juga : Korupsi Pegawai Pajak KPP Madya Jakut, DPR Desak KPK Usut Tuntas
- Kementerian Komunikasi dan Informatika
- Polri
- Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM
- Kementerian Perhubungan
Adapun, pendapatan negara dari pajak sepanjang 2023 mencapai Rp 2.155,4 triliun atau tumbuh 5,9 persen dari tahun 2022 dengan rasio pajak terhadap PDB sebesar 10,52 persen.
"Kinerja positif itu ditopang oleh kuatnya aktivitas ekonomi domestik dan reformasi perpajakan yang terus dilakukan sejak 2021," kata Sri Mulyani.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Ratna Juwita: Harga Minyak Dunia Turun Bukan Sinyal untuk Lengah
