Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja secara kolaboratif dengan pihak-pihak lain dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia.
“Sejak hari pertama bekerja, saya mengapresiasi Pak Menteri berhasil memetakan masalah dari hulu hingga hilir. Ketenagakerjaan ini bukan hanya berangkat dari masalah sosiokultural, namun juga isu pendidikan. Walaupun bukan ranah Kemnaker, koordinasi (antar-kementerian) harus dilakukan,” katanya, Kamis (31/10/2024).
Baca Juga : Pemerintah Dorong Perkuat Tata Kelola Program Pemagangan Indonesia-Jepang
Dia mencontohkan masalah pengangguran juga berpotensi disebabkan oleh pendidikan dari masyarakat yang belum sepenuhnya berkualitas, sehingga dapat bersaing di dunia kerja. Dengan demikian, Kemnaker dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak di sektor pendidikan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga : 22 Peserta Program Kemenaker - Kemenimipas Magang di Lapas Padangsidimpuan
“Contohnya, SMK atau vokasi dihasilkan dari pemetaan kebutuhan industri. Pemerintah bisa memberikan relaksasi kebijakan dimana siswa yang belajar bisa mendapatkan insentif. Salah satunya, kepastian pekerjaan. Oleh karena itu, sekolah-sekolah didorong memberikan keluaran yang selaras dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” ujar politikus PKS ini.
Netty memandang dalam menyelesaikan beragam masalah ketenagakerjaan, mulai dari terbatasnya lapangan pekerjaan hingga maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dibutuhkan kemauan politik yang kuat dari pemerintah untuk mengatasi hal itu.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa fokus utama program prioritasnya setelah dilantik adalah menangani isu pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru.
Baca Juga : DPR dan Pemerintah Pastikan Pilpres Tetap Langsung, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026
“Terkait dengan pengangguran, itu akan menjadi concern kami, kemudian bagaimana kita menyiapkan, Pak Presiden kan punya beberapa program strategis. Saya bertugas bagaimana menjadikan ini peluang untuk menciptakan lapangan kerja yang baru buat mereka,” tegas legislator dapil Jabar ini.
Netty mengapresiasi fokus program prioritas tersebut. Menurutnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berhasil memetakan isu ketenagakerjaan di Indonesia sekaligus menerjemahkan ke dalam program kerja yang diharapkan bisa menekan pengangguran serta memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja di Indonesia.
(cw1/Nusantaraterkini.co)
