Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenag Upayakan Slot PPPK Khusus Guru Madrasah Swasta

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap dedikasi para guru swasta, Sabtu (7/2/2026).(foto:rmol)

Nusantaraterkini.coJAKARTA-Harapan besar kini membumbung bagi ratusan ribu guru madrasah swasta di seluruh penjuru tanah air. Kementerian Agama secara resmi menyatakan bahwa peluang untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) masih terbuka lebar bagi mereka. 

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap dedikasi para guru swasta dan terus merancang skema kebijakan agar mereka mendapatkan kepastian status yang setara dengan rekan-rekan mereka di sekolah negeri.

Baca Juga : Pendaftaran MAN Insan Cendekia dan Madrasah Unggulan 2026 Dibuka, Cek Jadwal Lengkapnya

Dalam diskusi hangat bersama pengurus Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) di Jakarta, Sabtu (7/2/2026), Kamaruddin menyampaikan bahwa instansinya sedang berjuang di garis depan regulasi untuk "memuliakan" profesi guru. Baginya, kontribusi guru madrasah swasta dalam mencerdaskan bangsa sangat besar, sehingga perlu ada langkah produktif untuk memberikan jaminan kesejahteraan yang lebih pasti melalui status PPPK. 

Baca Juga : Wali Kota Medan Rico Waas: ASN Kemenag Harus Menjadi Penjaga Moral di Era Kecerdasan Buatan ​

"Selama masih ada ruang kebijakan, kami akan terus memperjuangkan nasib para guru madrasah swasta ini," ujarnya penuh optimisme.

Di samping isu status kepegawaian, Kemenag juga tengah menghadapi tantangan besar terkait sertifikasi. Saat ini, hampir setengah juta pendidik di bawah naungan kementerian, yang mayoritas bertugas di madrasah, tercatat belum mengikuti program sertifikasi. Angka ini menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan. 

Baca Juga : Pembongkar Dugaan Kecurangan Seleksi PPPK Guru di Langkat Dipolisikan, Ternyata Dilaporkan Secara Pribadi

"Kemenag menargetkan percepatan sertifikasi sebagai strategi paralel untuk mendongkrak kualitas pengajaran sekaligus memastikan para guru menerima tunjangan profesi yang menjadi hak mereka," lanjutnya, seperti dilansir RMOL.

Baca Juga : Riang Gembira, Ratusan PPPK Guru Lulusan 2023 Madina Teken Kontrak Kerja

​Respons dari kalangan pendidik pun sangat positif. Heri Purnama, selaku Ketua PGMNI, memandang komitmen Kemenag ini sebagai jalan terang bagi kesejahteraan guru madrasah di masa depan. Dengan adanya dorongan ganda, melalui jalur pengangkatan PPPK dan perluasan akses sertifikasi, ekosistem pendidikan madrasah diharapkan menjadi lebih profesional dan bermartabat.

"Transformasi ini menjadi krusial agar kualitas pendidikan agama di Indonesia tetap kokoh ditopang oleh kesejahteraan pengajarnya yang terjamin," ujarnya.

​(Emn/Nusantaraterkini.co)