Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Karhutla Muara Medak Sumsel Tembus 115 Hektare, Manggala Agni Terkendala Krisis Air

Karhutla di Muara Medak Sumsel capai 115 hektare. Tim Manggala Agni terkendala krisis air dalam pemadaman

Tim manggala agni saat melakukan pemadaman di lahan kosong wilayah Musi Banyuasin, Rabu (19/8/2026). (Foto: dok manggala agni)
Tim manggala agni saat melakukan pemadaman di lahan kosong wilayah Musi Banyuasin, Rabu (19/8/2026). (Foto: dok manggala agni)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki fase krusial.

Kawasan Desa , Kecamatan Bayung Lencir, , menjadi titik dengan tantangan terberat usai api diperkirakan telah melahap sekitar 115 hektare lahan, Kamis (20/8/2026).

Upaya pemadaman oleh personel yang telah bertahan selama delapan hari di lokasi kejadian kini terhambat oleh minimnya pasokan air, sehingga membatasi penambahan jumlah personel di lapangan.

“ estimasi awal sekitar 115 hektare. Tim sudah berada di lokasi hari ke delapan. Kendala saat ini ketersediaan air makin minim sehingga kami tidak leluasa menambah pasukan lagi. Satgas sedang mengupayakan alat berat,” ujar Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (BPKH)Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto.

BPKH Wilayah Sumatera mengarahkan fokus operasi utama ke tiga kawasan prioritas, yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Medak di , serta Gelumbang di Muara Enim.

Di wilayah OKI, titik api yang membakar kawasan Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, dan Tanjung Lubuk diperkirakan berada di kisaran 4 hingga 5 hektare per lokasi, di mana penanganan dilakukan secara cepat guna mencegah meluasnya kebakaran.

Sementara di Kabupaten Ogan Ilir, ancaman kemunculan titik api masih terjadi setiap hari dari siang hingga malam hari, meskipun sebagian besar dapat dipadamkan dalam hitungan jam.

Guna memperkuat daya tempur Satgas di lapangan, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan merelokasi satu regu personel dari Daops Sarolangun, Jambi, menuju Posko Lapangan Semambu di Ogan Ilir.

"Kerja tim darat didukung bantuan water bombing dari satgas udara agar api tidak meluas. Untuk memperkuat penanganan, kami menggeser satu regu dari Daops Sarolangun, Jambi, ke Posko Lapangan Semambu, Ogan Ilir," katanya.

Berdasarkan pembaruan data Satgas Karhutla per 19 Agustus 2026, tercatat sebanyak 12 lokasi kebakaran terdeteksi di wilayah Sumatera Selatan.

Dari total tersebut, enam lokasi berhasil dipadamkan sepenuhnya, yakni Pangkalan Balai (Banyuasin), Sukarami, Sungai Rambutan, dan Pegayut (Ogan Ilir), Merapi Barat (Lahat), serta Pampangan (OKI).

Namun, petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman intensif di enam lokasi lainnya, yaitu Desa Lorok (Ogan Ilir), Teluk Limau (Muara Enim), Muara Medak (Musi Banyuasin), serta Tulung Selapan Ilir, Pangkalan Lampam, dan Kota Bumi (OKI).

"Target kami adalah memadamkan api secepat mungkin sebelum meluas, terutama di lokasi-lokasi prioritas," ucap dia.

(Tia/Nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait