Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Manggala Agni: Kanal dan Sumber Air Alami Kering, Jadi Faktor Pembatasan Pemadaman Karhutla

Manggala Agni: Kanal dan Sumber Air Alami Kering, Jadi Faktor Pembatasan Pemadaman Karhutla

A A

Nusantaraterkini.co, - Mengeringnya kanal dan sumber-sumber air alami menjadi kendala utama, serta faktor pembatas terbesar yang menghambat penanganan hutan dan lahan () di wilayah Sumatera Selatan.

Kondisi kekeringan ekstrem di areal lahan gambut membuat pasokan air untuk armada pemadaman darat cepat habis dan sulit didapatkan di lokasi .

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan, Ferdian Krisnanto menyebut jika mengeringnya kanal-kanal di lapangan mempersulit pergerakan tim .

โ€œAir ini menjadi faktor pembatas utama tentunya. Posisinya sekarang sumber-sumber air, kanal-kanal yang ada itu kering dan itu mempersulit kami untuk operasi lapangan,โ€ ujar Ferdian Krisnanto, Senin (19/10/2026).

Menghadapi krisis air di tengah kepungan api, tim di lapangan mengambil langkah darurat dengan melakukan pengerukan serta menyekat aliran kanal-kanal yang tersisa.

Pembuatan embung-embung penampungan air secara mandiri terus digenjot di sekitar lokasi pemadaman guna menjaga ketersediaan pasokan air secara berkesinambungan.

โ€œSolusi untuk air, air kita sudah keruk, ada air tambahan sedikit, habis lagi, seperti itu terus. Jadi kami mencoba terus membuat embung-embung, kemudian di kanalnya kita sekat-sekat gitu seadanya,โ€ terangnya.

Krisis pasokan air ini kian memperberat kerja petugas karena harus memadamkan areal gambut dalam di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), serta Gelumbang Muara Enim.

Selain masalah air, petugas juga harus berpacu dengan melimpahnya bahan bakar kering, kondisi luas lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare, serta arah angin yang sering berubah-ubah.

Guna menopang pemadaman darat yang terkendala air, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di udara terus diupayakan bersama instansi terkait untuk memicu pembentukan awan hujan.

โ€œYang seperti itu yang kita kerjakan selain kita mencoba juga ya teman-teman BMKG, teman-teman BNPB melakukan OMC juga,โ€ katanya.

Sebanyak 599 personel yang diperkuat bantuan BKO dari Riau dan Jambi kini terus disiagakan di tiga kluster utama serta area rawan sepanjang jalur tol Ogan Ilir.

Manggala Agni memastikan pemadaman dan pengerukan embung air darurat akan terus dilanjutkan demi mencegah meluasnya sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan.

โ€œDi Sumatera Selatan saat ini masih diperjuangkan posisinya. Kami terus mengupayakan berbagai cara di lapangan,โ€ pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait