Buntut Wartawan Dikeroyok, Kompolnas Minta Polda Sumsel tak Tebang Pilih
Buntut Wartawan Dikeroyok, Kompolnas Minta Polda Sumsel tak Tebang Pilih
Nusantaraterkini.co,ย PALEMBANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Polda Sumatera Selatan melakukan proses penegakan hukum secara adil dan tanpa tebang pilih dalam mengusut kasus pengeroyokan terhadap dua wartawan saat meliput unjuk rasa di Mapolda Sumsel.
Kompolnas menegaskan bahwa siapa pun pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap jurnalis maupun mahasiswa harus diproses secara transparan dan dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Komisioner Kompolnas RI Supardi Hamid usai menemui dua wartawan korban pengeroyokan, Mulyadi dan Rahmad, di Ruang Inspektorat Polda Sumsel.
โKita berharap ini tidak ada tebang pilih. Siapa pun yang terlibat, siapa pun yang memang perlu dimintakan pertanggungjawaban, harus segera kita mintakan pertanggungjawaban,โ ujar Komisioner Kompolnas RI, Supardi Hamid, Senin (19/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Koalisi Pers Sumsel yang diketuai Ardiansyah, pimpinan media lokal, serta Direktur Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo.
Dalam kesempatan tersebut, kedua korban memaparkan fakta kronologi insiden kekerasan yang dialami meski telah berupaya menjelaskan identitas resmi sebagai wartawan saat peliputan.
Supardi menyampaikan jika keterangan dari para korban akan dicermati serta dicocokkan dengan informasi resmi dari kepolisian dan kalangan media untuk menguraikan fakta secara komprehensif.
โYang penting dan harus segera dilakukan penyelidikan oleh Polda Sumsel adalah memastikan bahwa peristiwa ini terungkap secara terang benderang,โ imbuhnya.
Kompolnas menekankan jika pendalaman kasus kekerasan tersebut tidak boleh terbatas pada jurnalis saja, melainkan juga harus menelusuri insiden pengeroyokan yang menyebabkan tiga mahasiswa turut menjadi korban.
Selain penegakan hukum pidana, Kompolnas meminta jajaran Polda Sumsel melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Prosedur Operasional Standar (SOP) pengamanan unjuk rasa.
Evaluasi tersebut mendesak dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjamin perlindungan hukum bagi wartawan yang menjalankan tugas peliputan di lapangan.
โKami berharap ini menjadi bahan masukan bagi Polda Sumsel untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait bagaimana penanganan kegiatan penyampaian pendapat, sekaligus bagaimana menjaga keberadaan rekan media saat di tengah demonstrasi,โ tuturnya.
Guna mencegah peristiwa serupa terulang, Kompolnas akan mendorong Polda Sumsel menerbitkan aturan teknis yang lebih terperinci sebagai pedoman rigid bagi personel kepolisian saat bertugas di lapangan.
โKami akan mendorong agar Polda Sumsel membuat ketentuan yang lebih rigid lagi tentang itu, sehingga menjadi pedoman bagi anggota di lapangan,โ pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALPemerintah Pastikan Cadangan BBM Nasional Tetap Terjaga, Tersedia 16-20 Hari
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANMahasiswa USU Desak Transparansi Tender LPJU Dishub Medan, Soroti 3 Paket Pengadaan Bernilai Rp12,31 Miliar
3 jam yang lalu -
PERISTIWASatu Unit Mobil Diduga Bawa Minyak Solar Terbakar di Padangsidimpuan
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
EKONOMICapaian Investasi Januari-September 2026 Sentuh Rp1.539,2 Triliun, Rosan: Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
EKONOMIOJK Pacu Reformasi Pasar Modal: Transparansi Diperkuat, Pelanggaran Ditindak Tegas
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
PERISTIWAGayo Lues Digoyang Gempa Tektonik M4.3, Dipicu Aktivitas Sesar Besar Sumatra
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
KRIMINALDisorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Pelaku Disebut Pekerja EPSON dan TP2D Kabupaten Bekasi
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
NEWS VIDEOBuntut Wartawan Dikeroyok, Kompolnas Minta Polda Sumsel tak Tebang Pilih
Fadli Tara·6 jam yang lalu -
SUMUTKapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda dan Kapolresta Deliserdang
Rozie Winata·7 jam yang lalu -
KRIMINALPolresta Deliserdang Gerebek Rantau Panjang, Enam Orang Diamankan
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan