Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kakak-Adik di Jakarta Nekat Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu yang Ditahan Polisi

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kakak adik di Jakarta nekat menjual ginjalnya. Aksi itu dilakukan demi membebaskan ibu mereka yang ditahan di Polres Tangerang Selatan (Tangsel). (Foto: istimewa).

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kakak adik di Jakarta nekat menjual ginjalnya. Aksi itu dilakukan demi membebaskan ibu mereka yang ditahan di Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Aksi kakak adik ini pun viral di media sosial. Mereka terlihat berdiri di Bundaran HI, Jakarta Pusat. 

Kakak adik itu diketahui bernama Farrel Mahardika Putra dan Nayaka Rivanno Attalah. Mereka berdua menjadi sorotan setelah membentangkan poster berisi niat untuk menjual ginjal. Ini dilakukan untuk mendapatkan uang guna menolong sang ibu yang ditahan di Mapolres Tangsel. Keduanya beraksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk membebaskan sang ibu usai dituduh melakukan penggelapan uang.

Baca Juga : Kakak Beradik di Kudus Tewas Ditusuk Tetangga Gegara Sering Bikin Ribut

“Ibu saya hanya seorang penjual makanan rumahan. Awalnya ibu hanya membantu saudara ayah untuk mengurus rumahnya, karena beliau bekerja di sebuah maskapai sehingga sering keluar negeri,” ucap Farrel saat ditemui di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat.

Dari sinilah kemudian petaka itu datang. Pemilik rumah marah lantaran sang ibu yang diketahui bernama Syafrida Yani tidak bisa dihubungi lantaran ponsel miliknya rusak. Agar mudah dihubungi, sang pemilik rumah kemudian membelikan sang ibu satu unit ponsel.

Tak cuma ponsel, Syafrida juga diberikan uang sebesar Rp10 juta untuk mengurus keperluan rumah termasuk membayar seorang asisten rumah tangga. 

Baca Juga : Adik Bacok Kakak di Kampar Gegara Tanah Orangtua Dijual Diam-diam

“Uang diberikan cash dan setiap ada pengeluaran rinciannya selalu dicatat ibu saya,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Yani memutuskan untuk tak lagi mengurus rumah itu lantaran tak tahan kerap dimaki dengan kata-kata kasar. Tak terima dengan sikap Yani, sang pemilik rumah kemudian melaporkannya ke Polsek Ciputat dengan tuduhan penggelapan barang dan sejumlah uang.

“Saat diperiksa, ibu saya tak bisa membela diri karena tidak diberikan pendamping. Di sisi lain pelapor ditemani pengacaranya,” tuturnya. 

Baca Juga : Tragis, Adik Tusuk Abang Kandung Hingga Tewas di Medan: Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Sang ibu disebut Farrel sempat menunjukkan rincian pengeluaran dari uang yang sempat diberikan oleh pemilik rumah.

Bahkan, Yani juga sudah mengembalikan ponsel dan uang Rp10 juta yang sebelumnya diberikan pemilik rumah. “Namun tetap saja ibu ditahan Polres Tangerang Selatan sejak kemarin. Padahal ibu tidak salah,” tuturnya.

Atas dasar itu, Farrel dan adiknya nekat melakukan aksi di sekitar kawasan Bundaran HI ini dengan menawarkan menjual ginjal mereka sehingga bisa memperoleh uang dalam jumlah banyak. Uang tersebut pun bakal digunakan untuk membebaskan sang ibu.

Baca Juga : Adik Habib Bahar Dilecehkan Saat Sedang Tidur di Kamar Kontrakannya

“Saya mau melawan orang yang menzalimi ibu saya. Karena dia bukan orang biasa, mereka orang berada,” kata dia.

(Dra/nusantaraterkini.co).