Jurnalis Dihajar saat Live Unjuk Rasa, Pimred Tribun Sumsel dan Sripo Desak Polisi Tangkap Pelaku
Jurnalis Tribun Sumsel dianiaya saat live demo di Mapolda Sumsel. Pimred desak polisi tangkap pelaku
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Redaksi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post (Sripo) mengecam keras aksi pemukulan serta intimidasi yang menimpa jurnalisnya, Rachmad Kurniawan, saat meliput unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026).
Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Prawira Maulana mendesak aparat kepolisian bergerak cepat menangkap seluruh pelaku pengeroyokan di lapangan.
โKekerasan terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun,โ ujarnya.
Insiden tindak kekerasan tersebut dialami Rachmad Kurniawan ketika sedang melakukan siaran langsung melalui media sosial Facebook di lokasi demonstrasi.
Meskipun telah berulang kali menjelaskan identitasnya sebagai jurnalis yang sedang bertugas, Rachmad beserta sejumlah wartawan lain tetap diserang dan dipukuli.
โWartawan bekerja untuk memenuhi hak masyarakat memperoleh informasi sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,โ tegasnya.
Sebelum aksi pemukulan terjadi, para jurnalis di lapangan juga sempat mendapatkan intimidasi serta paksaan untuk menghapus seluruh foto dan dokumen video hasil peliputan.
Akibat luka penganiayaan yang dialaminya, Rachmad Kurniawan harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Prawira menekankan, keselamatan awak media merupakan pilar penting demokrasi yang tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun.
โKekerasan terhadap pers tidak boleh dianggap sebagai risiko yang wajar dalam pekerjaan jurnalistik. Keselamatan wartawan dan kebebasan pers merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dijaga,โ ucapnya.
Sebagai bentuk komitmen penegakan hukum, redaksi Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post menyatakan akan melaporkan kasus penganiayaan ini secara resmi kepada kepolisian.
Pihaknya meminta proses hukum dijalankan secara objektif serta mengajak seluruh komunitas pers untuk mengawal penanganan kasus hingga tuntas.
โKami mendesak kepolisian mengusut kasus tersebut secara menyeluruh dan objektif, serta segera menangkap para pelaku dan memproses pihak yang bertanggung jawab sesuai hukum,โ pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)ย
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOPria Diduga Provokator Bentrokan yang Lukai Dua Jurnalis di Depan Mapolda Sumsel Bawa 2 Sajam
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Fokuskan APBD 2027 untuk Benahi 100 Titik Banjir hingga Kesejahteraan Guru
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Arsenal Kontra Lille, Arteta Kenang Peran Penting Olivier Giroud di Masa Lalu
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALAHY: Indonesia Harus Jadi Kekuatan Menengah Berpengaruh di Tengah Era Paradoks Global
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPermohonan Prapid Doddy Thahir Dikabulkan, Penetapan Tersangka tak Sah
Fadli Tara·5 jam yang lalu -
NASIONAL14 Orang Terjaring, KPK Amankan Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia dalam OTT di BNPB
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
NASIONALBNPB Hormati Proses Hukum KPK Usai OTT, Pastikan Tetap Fokus Tugas Kemanusiaan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
-
NEWSRiset Trend Asia Sebut PLTU Captive dan Ekspor Batubara Pemicu "BlackOut"
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALJurnalis Dihajar saat Live Unjuk Rasa, Pimred Tribun Sumsel dan Sripo Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan