Joe Biden Tegaskan Amerika Tidak akan Berpartisipasi Balas Serangan Iran ke Israel
Nusantaraterkini.co, MOSKOW - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menegaskan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika pasukan AS tidak akan berpartisipasi dalam operasi balasan apapun terhadap Iran.
Baca Juga : Iran Siap Negosiasi dengan AS dengan Syarat Tanpa Ancaman
Hal ini disampaikan CNN dalam laporannya mengutip seorang pejabat senior Gedung Putih dilansir via Antara, Minggu (14/4/2024).
Baca Juga : Iran Bongkar Keterlibatan 10 Intelijen Asing dalam Kerusuhan Nasional, Sebut Ada Rencana AS-Israel
Diketahui, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan masif dengan drone dan rudal ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel terhadap gedung konsulat yang berdekatan dengan Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 1 April lalu.
Serangan di konsulat tersebut menghancurkan gedung dan menewaskan tujuh anggota IRGC, termasuk dua jenderal, sehingga membuat Teheran bersumpah untuk membalasnya.
Baca Juga : HNW: Indonesia Harus Taat Konstitusi, Dewan Perdamaian Jangan Jadi Legitimasi Penghapusan Gaza
Dalam serangan yang dilakukan Iran, New York Times melaporkan, dengan mengutip dua pejabat Israel, bahwa Iran melontarkan 185 drone, 36 rudal jelajah serta 110 rudal antar daratan.
Baca Juga : DPR Ingatkan Pemerintah: BOP Gaza Bentukan AS Berpotensi Jadi Beban dan Alat Legitimasi Israel
Sementara media Israel melaporkan bahwa Israel berhasil mencegat 99 persen drone dan rudal yang ditembakkan Iran dan sedang bersiap memberikan tanggapan yang tegas.
Presiden AS Joe Biden kemudian mengatakan bahwa Washington membantu Israel menjatuhkan hampir seluruh drone dan rudal yang ditembakkan.
Baca Juga : Temui Biden, Prabowo Bahas Penguatan Kerja Sama hingga Situasi Gaza
