Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jelang Nataru, Kapolda Sumut Pastikan Situasi Lalulintas Medan-Berastagi Lancar di Titik Bekas Longsor

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolda Sumut, Irjen Whisnu Hermawan saat meninjau langsung titik-titik bekas longsor di jalan lintas Medan-Berastagi/Ist

Nusantaraterkini.co, Medan - Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan meninjau langsung titik-titik bekas longsor di jalan lintas Medan-Berastagi, tepatnya di tikungan PDAM Tirtanadi, sehari menjelang Natal, Selasa, 24 Desember 2024.

Pengecekan dilakukan guna memastikan situasi lalu lintas menjelang Natal aman dan lancar. Ia melihat, lalu lintas dari Medan menuju ke arah Berastagi, Karo masih normal, belum ada peningkatan.

Begitu juga sebaliknya, kendaraan yang melintas dari Kabupaten Karo ke Kota Medan juga masih normal.

Baca Juga : Empati Korban Bencana, Gubernur Sumbar Larang Pesta Kembang Api dan Konvoi Tahun Baru 2025 ​

Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri ini juga melihat langsung lokasi longsor yang menewaskan 10 orang beberapa waktu lalu terus diperbaiki.

Namun demikian, ia tetap mengimbau masyarakat yang mau mudik Natal atau sekadar jalan-jalan berhati-hati.

"Setelah saya mengecek langsung saat ini situasi lalu lintas masih normal. Namun, masyarakat tetap berhati-hati terhadap bencana alam longsor," kata Whisnu di lokasi bekas longsor tikungan PDAM Tirtanadi.

Baca Juga : Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Energi Jelang Nataru

Polda Sumut memastikan polisi hadir di tengah-tengah masyarakat. Irjen Whisnu mengungkapkan, di lokasi-lokasi rawan longsor personel polisi bersiaga memantau situasi maupun mengatur lalu lintas.

"Apabila terjadi hujan dan longsor, maka polisi akan segera memberitahu pengendara supaya tidak melintas," ucapnya.

Kemudian, apabila jalan terjadi longsor akibat hujan, personel lalu lintas akan mengarahkan pengendara melalui jalan alternatif.

Baca Juga : Polres Tanah Karo Tanggap Darurat, Jalur Berastagi-Medan Kembali Normal Pascapohon Tumbang

Selanjutnya, polisi, TNI dan pemerintah daerah akan segera melakukan evakuasi menggunakan alat berat yang sudah disiagakan di pos pengamanan dan pelayanan.

"Ada dua jalur alternatif yang disiapkan apabila terjadi bencana alam. Kita juga menempatkan beberapa titik pos polisi dan TNI untuk bisa memastikan apabila terjadi bencana alam kami berikan informasi kepada masyarakat, sehingga tidak terjadi korban jiwa ataupun kemacetan," pungkasnya. 

(mft/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Viral Kondisi Mengkhawatirkan Jalan di Sembahe, Nyaris Ambruk

Sumber: RMOL Sumut