Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jalur Udara Kualanamu–Rembele Resmi Dibuka, Komisi V Dorong Pemulihan dan Konektivitas Aceh Tengah

Korban tewas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar capai 1.053 jiwa, ratusan ribu warga terpaksa mengungsi.

Ruslan Daud (foto:istimewa)
Ruslan Daud (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,JAKARTA-Jalur penerbangan Kualanamu–Rembele yang menghubungkan Tengah melalui Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah telah diresmikan. Pembukaan rute tersebut dinilai strategis untuk menunjang mobilitas masyarakat Takengon dan Bener Meriah, terutama dalam situasi pascabencana.

Anggota Komisi V DPR Ruslan Daud menyampaikan, selama jalur udara menuju Bandara Rembele vakum, masyarakat Aceh Tengah mengalami keterbatasan akses yang berdampak pada distribusi logistik, pelayanan kemanusiaan, serta aktivitas ekonomi, khususnya setelah bencana dan gempa pada akhir November lalu. Kondisi geografis yang berat dan rawan bencana menjadikan transportasi udara sebagai kebutuhan mendesak.

Baca Juga : Menko Muhaimin Resmikan Kembali Rute Kualanamu–Rembele, Beroperasi Setiap Hari untuk Percepat Bantuan Bencana

“Pembukaan kembali jalur udara ini adalah jawaban atas kebutuhan riil masyarakat Takengon dan Bener Meriah. Transportasi udara sangat vital, terutama saat jalur darat terputus akibat dan banjir,” ujar Ruslan Daud, Selasa (16/12/2025).

Ia mengatakan, aspirasi terkait terbatasnya penerbangan menuju Bandara Rembele telah lama disampaikan masyarakat Tengah. Aspirasi tersebut kemudian diteruskannya kepada Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, hingga akhirnya ditindaklanjuti oleh maskapai Lion Air dengan membuka penerbangan harian.

“Awalnya hanya direncanakan beberapa kali dalam seminggu, namun kini menjadi setiap hari. Kami berharap dengan dibukanya jalur ini, penyaluran logistik berjalan lebih lancar sehingga mempercepat proses pemulihan pascabencana dan ,” katanya.

Ruslan Daud juga menyampaikan apresiasi kepada Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar serta Lion Air Group yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat Aceh, khususnya wilayah tengah yang selama ini sulit dijangkau.

“Ini bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga keadilan pembangunan. Jalur udara ini akan menggerakkan ekonomi daerah, mempercepat distribusi bantuan, dan memperkuat layanan publik, terutama pascabencana,” tegasnya.

Baca Juga : Lonjakan Angkutan Domestik, Pelabuhan Belawan Catat Kenaikan Penumpang hingga 64 Persen

Sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan, Ruslan Daud menegaskan Komisi V DPR akan terus mendorong penguatan bandara-bandara rintisan di Aceh, termasuk Bandara Rembele, agar pelayanan penerbangan semakin aman, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Ke depan, frekuensi penerbangan diharapkan terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat. Negara harus hadir memastikan wilayah seperti Takengon dan Bener Meriah tidak terisolasi,” pungkasnya. 


(Cw1/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait