Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jalan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Mulai Pulih, Akses Utama Kembali Dibuka Pascabencana

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Alat berat terus dikerahkan untuk buka akses jalan yang tertutup imbas bencana banjir-longsor Sumatera. (Foto: Dok. Istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN – Sejumlah ruas jalan utama di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) yang sempat terputus akibat banjir dan longsor kini kembali dapat dilalui masyarakat. Pemulihan ini dilakukan secara intensif oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

Untuk mempercepat penanganan darurat, Kementerian PU mengerahkan 310 personel dari unsur Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Cipta Karya. Tim tersebut bertugas melakukan inspeksi infrastruktur, pembersihan material longsor, hingga memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga.

Tak hanya sumber daya manusia, pemerintah pusat juga menurunkan 312 unit alat berat dan 10 jembatan Bailey ke lokasi terdampak. Rinciannya, sebanyak 128 unit alat berat ditempatkan di Aceh, 68 unit di Sumut, dan 116 unit di Sumbar. Selain itu, 358 unit alat pendukung turut dikerahkan untuk menunjang pekerjaan di lapangan.

Baca Juga : Begini Tampang Pelaku Pemerkosa Ibu dan Anak di Pemalang

Personel Babinsa Kodim 0113/Gayo Lues, Kodam Iskandar Muda, bersama warga setempat bahu-membahu membangun jembatan darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Bukit, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Senin (15/12/2025).(foto:PuspenTNI)

Berkat kerja cepat dan kolaborasi lintas sektor, sejumlah akses vital antarkota dan kabupaten di ketiga provinsi tersebut kini kembali terbuka. Berikut daftar ruas jalan dan jembatan yang sudah dapat dilalui masyarakat berdasarkan data Kementerian PU per Rabu (17/12/2025).

Ruas Jalan yang Sudah Bisa Dilalui

Aceh

Baca Juga : Polres Tapteng Keluarkan SP2HP Kasus Pencemaran Nama Baik Ketua DPD HIMONI

Banda Aceh – Meureudu

Batas Kota Lhokseumawe/Aceh Utara – Kota Langsa

Kota Langsa – Kuala Simpang

Baca Juga : Soal Pertemuan Prabowo-Megawati, PAN: Ciptakan Suasana Damai dan Teduh

Kuala Simpang – Batas Provinsi Sumut

Sp. Uning (Takengon) – Uwaq – Blangkejeren

Kutacane – Batas Provinsi Sumut

Baca Juga : Dukung kebijakan Presiden Probowo, Pemko Padangsidimpuan Launching Makanan Bergizi

Genting Gerbang – Celala – Batas Aceh Tengah/Nagan Raya

Jembatan Krueng Merdu

Bireuen – Batas Bireuen/Bener Meriah (Jembatan Teupin Mane)

Baca Juga : Dukung 10 RUU Kabupaten/Kota, Komisi II: Cegah Konflik antara Daerah dan Pusat

Jembatan bailey yang menghubungkan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan melalui Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, kini telah selesai dibangun dan mulai difungsikan sejak Sabtu (12/12/2025). (Foto: Dok, BNPB)

Sumatera Utara

Sidikalang – Singkil – Barus – Sorkam – Sibolga

Padang Sidempuan – Penyabungan – Batas Sumbar

Baca Juga : AGM DPO Kejati Sumut Diamankan Kejari Madina

Padang Sidempuan – Batangtoru

Singkuang – Natal – Sp. Gambir – Batas Sumbar

Alternatif Tarutung – Sipirok

Batas Aceh – Pangkalan Susu – Tanjung Pura – Binjai

Tol Medan – Pangkalan Brandan

Medan – Sinaksak – Tebing Tinggi – Kisaran

Lintas Barat Sumatera: Sibolga – Barus – Aceh Singkil

Lintas Tengah Sumatera: Sidikalang – Kutacane

Lintas Timur Sumatera: Medan – Binjai – Tanjung Pura – Aceh Tamiang

TNI menyelesaikan pembangunan Jembatan Bailey di di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (14/12/2025).(foto:PuspenTNI)

Sumatera Barat

Padang – Pariaman – Lubuk Basung – Pasaman Barat – Batas Sumut

Padang Panjang – Bukittinggi – Lubuk Sikaping – Batas Sumut

Bukittinggi – Payakumbuh – Batas Riau

Padang – Painan – Indrapura – Batas Bengkulu

Padang – Solok – Sawahlunto – Dharmasraya – Batas Jambi

Padang – Lubuk Selasih – Surian – Padang Aro – Batas Jambi

Jalur Alternatif Tetap Disiapkan

Meski sebagian besar akses utama telah dibuka, sejumlah ruas masih dalam penanganan berat, seperti koridor Tarutung–Sibolga dan Tarutung–Sipirok di Sumatera Utara. Untuk memastikan mobilitas warga tetap berjalan, pemerintah menyiapkan jalur alternatif.

Akses menuju Sibolga masih bisa dilalui melalui Sidikalang–Barus–Sibolga, sementara jalur ke Sipirok tetap terbuka lewat Siborong-borong–Pangaribuan–Sipirok sepanjang 114 kilometer.

Pemerintah menargetkan perbaikan ruas jalan kritis akan rampung pertengahan Januari 2026, meski di beberapa lokasi proses masih terkendala medan berat dan akses alat berat yang terbatas.

Berdasarkan data hingga 15 Desember 2025, tercatat 1.413 titik terdampak bencana di tiga provinsi, terdiri dari 477 lokasi di Aceh, 306 lokasi di Sumut, dan 630 lokasi di Sumbar, meliputi jalan putus, jembatan rusak, hingga tanggul kritis.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur serta memastikan jalur alternatif tetap tersedia agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu.

(Dra/nusantaraterkini.co)