nusantaraterkini.co, MADINA - Indonesian Youth Epicenterum (IYE) Mandailing Natal (Madina) meminta pemerintah Kabupaten Madina untuk lebih transparan. Khususnya dalam pengelolaan parkir.
Hal diungkapkan oleh Ketua IYE Madina, Farhan Donganta kepada media, Senin (3/2/2025).
Menurut Farhan, parkir bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), apabila dikelola dengan baik dan transparan. Sehingga uang-uang parkir yang selama ini dikutip bisa langsung masuk ke dalam kas daerah Madina.
Baca Juga : Pembatasan Jual LPG Berpotensi Ciptakan Mafia Baru: Berpotensi Menyulitkan Rakyat
"Kita minta Pemkab untuk transparan, apalagi parkir ini jika dikelola dengan baik maka akan menghasilkan pendapatan yang signifikan untuk kas daerah," jelas Farhan.
Farhan menilai saat ini, pengelolaan parkir seolah-olah terselubung dan diam-diam. Dia menilai sejak proses awal, dengan pengadaan pengelola parkir. Hingga berapa sebenarnya penghasilan dari Parkir di Madina dalam setahun.
Baca Juga : KPH 9 Akan Turun dan Cek ke Ranto Nalinjang Terkait Adanya PETI di Kawasan Hutan Lindung
"Ini kesannya seperti disembunyikan. Diam-diam langsung tunjuk orangnya yang mengelola parkir. Terus hasilnya juga dalam setahun pun seolah-seolah diam-diam saja," tegas mahasiswa semester akhir di STAIN Madina ini.
Apalagi menurutnya, saat ini pengelolaan parkir seolah-olah dikelola oleh sekelompok ormas. Padahal, menurutnya apabila dikelola dengan manajemen yang baik maka akan sedikit membantu PAD Madina.
"Target tahun lalu sepengatahuan saya, sekitar Rp 500jutaan. Tapi tidak terealisasi, padahal kita tahu sendiri hampir seluruh sudut Panyabungan khususnya pasar, ada juru parkirnya. Ini saya rasa sudah tidak masuk diakal," tutupnya.
(Mra/nusataraterkini.co)
