Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Istri Tahanan Polrestabes Medan Tewas Diduga Dianiaya 7 Oknum Polisi Minta Hukuman Adil

Istri tahanan Polrestabes Medan, Budianto Sitepu (42), yang tewas diduga usai mengalami kekerasan saat proses penangkapan menyerahkan seluruh proses

Bagikan:
Ilustrasi tahanan. Foto: Shutter stock
Ilustrasi tahanan. Foto: Shutter stock
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN - , Sitepu (42), saat proses penangkapan menyerahkan seluruh proses hukum kematian suaminya ke Polda Sumut. 

“Saya serahkan semuanya ke penegak hukum. Hanya saja saya ,” kata Dumaira kepada wartawan pada Sabtu (28/12/2024).

Dumaira meyakini Polda Sumut sebagai lembaga yang menangani kasus ini bisa bekerja secara profesional dan memberikan hukuman yang tepat terhadap anggota polisi yang diduga terlibat atas kematian suaminya.

“Kalau soal hukuman sebenarnya aparat yang berwenang, kalau saya tidak faham hukuman apa yang tepat untuk . Yang pasti saya minta hukuman yang adil, sebab saya melihat kematian suami saya tidak wajar,” kata dia.

Dari hasil autopsi yang diungkap oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif, mengalami pendarahan pada batang otak. Untuk itu, diduga kuat Budianto tewas lantaran mengalami kekerasan.

Saat ini, oknum 7 polisi yang diduga terlibat atas kematian Budianto sudah dilakukan penempatan khusus (patsus) oleh Polrestabes Medan. Proses selanjutnya pun diserahkan ke Polda Sumut.

Budianto tewas pada Kamis (26/12/2024) lalu. Diduga, penyebabnya lantaran menerima aksi kekerasan saat proses penangkapan.

Budianto ditangkap bersama 2 rekannya pada Rabu (25/12/2024) dini hari oleh Ipda ID dan 6 polisi lainnya. Budianto ditangkap lantaran melakukan pengancaman terhadap Ipda ID saat ditegur mabuk-mabukan dan karaoke di tengah malam sehingga mengganggu masyarakat. 

Budianto dan rekannya lalu mengancam Ipda ID akan membawa massa. Selain itu, mereka juga membawa senjata tajam.

Atas pengancaman itu, Ipda ID pun memanggil rekannya untuk melakukan penangkapan. Penangkapan dilakukan pukul 00.20 WIB dan diduga ada aksi kekerasan di sana.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru