IPR Sesalkan Pembubaran Diskusi di Kampus, Ingatkan Mahasiswa Jaga Tradisi Intelektual
IPR Sesalkan Pembubaran Diskusi di Kampus, Ingatkan Mahasiswa Jaga Tradisi Intelektual
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menyesalkan aksi pembubaran kegiatan diskusi yang terjadi di lingkungan kampus. Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan tradisi akademik yang selama ini menjadi fondasi kehidupan intelektual mahasiswa.
Iwan menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi.
Namun, perbedaan tersebut seharusnya diselesaikan melalui dialog, argumentasi, dan pertukaran gagasan secara terbuka, bukan melalui tindakan yang mengarah pada intimidasi atau pembungkaman.
“Memaksakan pendapat, merasa paling benar, dan bertindak anarkis bukanlah sifat seorang mahasiswa. Kampus adalah ruang intelektual yang dibangun di atas kebebasan berpikir dan kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” kata Iwan Setiawan, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang dituntut mengedepankan rasionalitas dalam menyikapi setiap perbedaan.
Karena itu, setiap gagasan yang dianggap keliru semestinya dijawab dengan argumentasi yang lebih kuat, bukan dengan upaya menghalangi pihak lain menyampaikan pandangannya.
“Mahasiswa itu mengedepankan intelektualitas, rasionalitas, dan nilai-nilai demokrasi. Jika ada pandangan yang tidak disetujui, maka jawabannya adalah diskusi, debat, dan argumentasi yang sehat, bukan tindakan yang menghalangi kebebasan akademik,” ujarnya.
Iwan juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi intelektual di kampus sebagai bagian dari proses pembelajaran demokrasi.
Menurutnya, ruang akademik yang terbuka akan melahirkan budaya berpikir kritis sekaligus memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.
“Perbedaan pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk menutup ruang dialog. Justru dalam perbedaan itulah mahasiswa belajar menghargai demokrasi, menguji gagasan, dan mencari kebenaran secara ilmiah,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALCekcok Biaya Anak Berujung Maut, Istri di OKI Tusuk Suami PNS hingga Tewas
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELBPBD Sumsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Karhutla Puluhan Hektare di OKI dan Muara Enim
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHotel di Bali Berguguran, DPR Soroti Tiket Mahal hingga Infrastruktur
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KRIMINALBawa 480 Gram Sabu dari Medan ke Aceh, Penumpang Travel Ditangkap
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi Masih Berlanjut di Polres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
ENTERTAIMENTKartika Ong Perjalanan Hidup Dibalut jadi Lirik Lagu, Aku Bukan Yang Hilang
Akbar·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANStrategi Pemko Medan Optimalkan PAD dan Infrastruktur dalam R-APBD Perubahan 2026
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIPemprov Sumut dan AS Jajaki Peluang Investasi Strategis untuk Dongkrak Perekonomian Daerah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALDPD Dorong Menag Perkuat Toleransi dan Desak Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
Semua berita sudah ditampilkan