Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Insentif Guru Penanggung Jawab MBG, Pengamat: Libatkan Juga Tenaga Kependidikan

Badan Gizi Nasional (BGN)menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pemberian insentif

Jejen Musfah (Foto: dok. platform x)
Jejen Musfah (Foto: dok. platform x)
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA — () () Nomor 5 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pemberian insentif bagi guru penanggung jawab Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Pengamat Pendidikan UIN Syarief Hidayatullah Jejen Musfah menilai meski guru sudah diberikan ruang untuk terlibat dalam pendampingan MBG, seyogyanya tenaga pendidik juga harus dilibatkan demi memastikan kecukupan minimal jam pencairan Tunjangan Profesi Guru

"Selain guru dan honorarium bisa juga melibatkan tenaga kependidikan

yang nanti dihitung sebagai jam kerja agar memastikan distribusi berjalan lancer," tegas Jejen, Rabu (1/10/2025).

Kesejahteraan Guru Honorer akan Meningkat

Sementara itu, mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah positif dan bentuk nyata penghargaan pemerintah terhadap kontribusi penting guru dalam menyukseskan program MBG.

“Pemerintah melalui telah menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian lebih kepada para guru, khususnya guru honorer. Insentif ini bukan hanya tambahan penghasilan, tetapi juga pengakuan atas kerja keras mereka mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Lalu Ari.

Ia menambahkan, insentif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan guru honorer, sekaligus memotivasi mereka dalam menjalankan peran tambahan sebagai penanggung jawab program MBG.

Namun demikian, Lalu Ari mengingatkan agar para guru tetap mampu membagi waktu dengan baik, sehingga pelaksanaan tugas tambahan itu tidak mengganggu kewajiban utama mereka sebagai pendidik di kelas.

“Program ini penting untuk generasi kita, tapi jangan sampai mengurangi fokus guru dalam mengajar. Keseimbangan harus dijaga,” tegas legislator dapil NTB II ini.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, mencegah stunting, serta mendukung pencapaian sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan unggul di masa depan.

Dengan adanya dukungan kebijakan insentif ini, Lalu Ari optimistis peran guru akan semakin maksimal dalam menyukseskan program MBG di seluruh sekolah di Indonesia.

Seperti diberitakan, setiap sekolah penerima manfaat MBG diwajibkan menunjuk 1 sampai 3 orang guru sebagai penanggung jawab (PIC) distribusi MBG. Penunjukan dilakukan oleh kepala sekolah dengan prioritas kepada guru bantu dan honorer, serta menggunakan sistem rotasi harian agar pelaksanaan lebih merata. Setiap guru PIC akan mendapatkan insentif sebesar Rp 100 ribu per hari penugas.

(cw1/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru