Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Herman Deru Umumkan Sayembara Berhadiah Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan

Herman Deru Umumkan Sayembara Berhadiah Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan

A A

Nusantaraterkini.co, - Gubernur Sumatera Selatan mengambil langkah tegas dalam penanganan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di berbagai wilayah . 

Ia mengumumkan pemberian sayembara berhadiah uang tunai sebesar Rp10 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan dan mengungkap pelaku pembakaran lahan secara akurat.

“Siapa yang bisa menemukan dengan konkret, akurat siapa pelakunya, dari aku Rp10 juta,” ujar Deru, Selasa (6/10/2026).

Langkah ini diambil di tengah upaya penegakan hukum yang terus digencarkan untuk menekan laju karhutla. 

Menurutnya, pemicu kebakaran lahan di lapangan secara garis besar melibatkan dua faktor utama, yakni faktor alam dan ulah manusia.

"Dan ini perlu diketahui juga bahwa faktor penyebabnya tentu ada dua, kan, faktor alam dan manusia," tuturnya.

Ia menegaskan terkait faktor manusia, jajaran aparat penegak hukum (APH) telah berupaya keras menegakkan aturan hukum semaksimal mungkin di lapangan.

"Nah ini manusia sudah ditegakkan hukumnya sejauh mungkin. Teman-teman APH sudah melaksanakan ini," tegasnya.

Unsur TNI, Polri, hingga masyarakat telah dikerahkan untuk berjibaku memadamkan api, sementara pemerintah provinsi bertindak mengoordinasikan seluruh langkah penanggulangan tersebut.

"Lantas di daratnya TNI, Polri, masyarakat sudah all out. Bahwa kita mengorkestrasi apa yang diperbuat oleh teman-teman di lapangan itu," imbuhnya.

Pemerintah daerah menilai keterlibatan aktif warga sangat dibutuhkan agar penanganan darurat kabut asap dan pencegahan ancaman kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat berjalan lebih efektif.

Deru menyebut jika kebijakan sayembara ini diharapkan dapat memperkuat partisipasi publik. Dirinya berharap langkah kolaboratif ini dapat memotivasi masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.

“Kita ingin masyarakat turut aktif mengawasi wilayahnya masing-masing, sehingga pelaku pembakaran ini bisa segera ditindak dan tidak merugikan masyarakat banyak,” pungkasnya. Tia/Nusantaraterkini.co

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait