Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Gubernur Sumsel Buka Suara Terkait Video Viral Sambal Sruit di Lampung dan Ajang Kriyanusa Jakarta

Gubernur Sumsel Buka Suara Terkait Video Viral Sambal Sruit di Lampung dan Ajang Kriyanusa Jakarta

A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru memberikan klarifikasi tegas terkait video kunjungannya ke Bandar Lampung bersama Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki yang sempat di media sosial. 

Video saat dirinya menyantap kuliner khas Lampung tersebut ramai disorot warganet dan memunculkan berbagai komentar di tengah wilayah Sumsel sedang dilanda kabut asap.

Deru menyampaikan jika perjalanannya ke Lampung sama sekali bukan untuk berlibur, melainkan karena mendapati kabar duka bahwa kakak kandungnya tengah berada dalam kondisi kritis.

“Saya tidak marah, betul bahwa saya makan seruit. Dan apa bedanya seruit itu dengan pecel lele. Tapi kenapa saya ke Bandar Lampung?, lihat ini siapa? Ini Pak Muchendi bukan? Ini saya bukan ? Saya harus mendadak karena kakak kandung saya kritis. Jadi sekalian saya singgah makan di seruit. Adakah yang salah? ujar Deru, Selasa (6/10/2026).

Ia menjelaskan jika sebelum keberangkatannya yang mendadak tersebut, dirinya sempat menghadiri agenda resmi bersama Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar untuk melakukan groundbreaking jembatan di Tanjung Raja, Sungai Pinang. 

Selain itu, ia juga sempat berkoordinasi dengan Muchendi untuk membahas penentuan titik exit toll di perbatasan dekat Lampung yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.

"Lantas, saya bersamaan Pak Muchendi menentukan titik exit toll di perbatasan dekat Lampung. Saya mendapat kabar bahwa saya harus ke Lampung karena kakak saya kritis. Saya nggak sempat mampir ke tempat Pak Muhyendi, saya ajak ketemu sambil diskusi masalah exit toll karena dibiayai oleh Pemprov," jelasnya.

Ia pun menyayangkan asumsi publik yang keliru akibat rekaman video yang disebarkan secara terpotong tersebut.

"Saya jawab bahwa saya datang ke sana bukan holiday, tapi melihat kakak kandung saya yang sakit," tegasnya.

Selain meluruskan isu video tersebut, Gubernur juga menanggapi sorotan publik terkait keikutsertaan daerah dalam pameran nasional Kriyanusa 2026 di Jakarta.

Di mana, sang istri, Feby Deru turut ambil bagian dalam peragaan busana (fashion show) menampilkan wastra khas daerah. 

Ia menerangkan jika ajang tersebut merupakan agenda resmi bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk mempromosikan produk kerajinan rakyat.

“Jadi, Kriyanusa itu adalah agenda nasional yang diperuntukkan seluruh Pemprov, Pemkab, Pemkot se-Indonesia,” terangnya.

Ia mengatakan iika pameran tersebut memberikan ruang bagi para istri kepala daerah untuk memasarkan produk tradisional dan kekayaan budaya dari berbagai penjuru tanah air.

“Bahwa di situ ketuanya adalah para istri kepala daerah dan diberikan space untuk menjelaskan, untuk memasarkan produk dari masyarakat, produk tradisional, wastra, dan kain-kain yang berasal dari budaya daerah masing-masing, antara lain Sumsel, bukan Sumsel saja, se-Indonesia," katanya.

Deru menyatakan jika dirinya sama sekali tidak merasa tersinggung dengan berbagai kritik yang dilayangkan di tengah dinamika publik. 

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban seorang kepala daerah untuk terbuka dan meluruskan informasi yang beredar.

"Saya tidak pernah tersinggung, kita ini berjalan karena tanggung jawab, bukan karena dikritik. Jadi memang ini tanggung jawab kita menjelaskan masalah," ucap dia.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait